Jumat, 25 September 2026

Kemenag Sumut dan Balai Bahasa Kolaborasi Perkuat UKBI Adaptif di Madrasah

Muchlis - Rabu, 25 Juni 2025 00:36 WIB
Kemenag Sumut dan Balai Bahasa Kolaborasi Perkuat UKBI Adaptif di Madrasah
Kemenag Sumut
Topikseru.com - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Kemenag Sumut) menggandeng Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara (BBPSU) dalam upaya memperkuat pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif di lingkungan madrasah. Kolaborasi ini ditandai melalui kegiatan sosialisasi dan simulasi UKBI Adaptif yang digelar di Aula Kanwil Kemenag Sumut, Selasa (24/6). Kegiatan dihadiri para kepala madrasah negeri dan swasta, pimpinan pondok pesantren dari Medan dan Deli Serdang, serta tim teknis dari BBPSU. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret memperkuat budaya literasi dan kompetensi kebahasaan di lingkungan pendidikan keagamaan. UKBI Adaptif Jadi Indikator Literasi Madrasah Dalam sambutannya, Kepala Bagian Tata Usaha Kemenag Sumut, M Yunus, menyambut baik kerja sama lintas kelembagaan ini. Dia menegaskan bahwa UKBI Adaptif kini menjadi instrumen strategis untuk mengukur kemampuan berbahasa Indonesia peserta didik dan tenaga pendidik secara objektif. "Kementerian Agama melalui madrasah tidak hanya mendorong keunggulan dalam sains dan agama, tapi juga dalam penguasaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar," ujar Yunus. Dia berharap pelaksanaan UKBI bisa masuk dalam kalender rutin akademik madrasah, sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter dan literasi nasional. Balai Bahasa: Madrasah Jadi Mitra Strategis Literasi Sementara itu, Kepala BBPSU, Asrif, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari misi Balai Bahasa untuk menjangkau lebih banyak institusi pendidikan keagamaan, khususnya madrasah dan pesantren. Dia menjelaskan, UKBI Adaptif kini telah berbasis digital, memungkinkan pelaksanaan secara fleksibel, baik daring maupun luring sesuai kesiapan infrastruktur masing-masing madrasah. "Kami siap mendampingi proses UKBI mulai dari bimbingan teknis, simulasi, hingga penyediaan materi literasi," tegas Asrif. Kegiatan ditutup dengan sesi simulasi UKBI dan sosialisasi pentingnya literasi Bahasa Indonesia di tengah era digital dan globalisasi. Peserta menyambut antusias pendekatan baru ini, terutama karena dapat menjadi alat ukur nasional standar bagi siswa madrasah di seluruh Sumut.
Sumber
:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
Polrestabes Medan Buru Pemasok Vape Narkoba Jaringan DJ Kamboja
PUD Pasar Kota Medan Bidik Pasar Petisah Jadi Ikon Kuliner Kota Medan
PSMS Medan Menggila di Kandang, Persiku Kudus Dihantam 6-0
PSMS Medan vs Persiku Kudus: Tiga Poin Jadi Target di Kandang Perdana
Super Air Jet Buka Rute Kualanamu–Bandung, Akses Konektivitas Terusan ke Bali Makin Mudah