Jumat, 25 September 2026

HMI Sumut Desak Pemerintahan Prabowo - Gibran Tutup PT TPL

Muchlis - Rabu, 30 Oktober 2024 07:40 WIB
HMI Sumut Desak Pemerintahan Prabowo - Gibran Tutup PT TPL
HMI
TOPIKSERU.COM, MEDAN - Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Utara mendesak pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menutup PT Toba Pulp Lestari (TPL). Ketua Bidang PTKP Badko HMI Sumut Hardian mengatakan alasan desakan menutup PT TPL lantaran menilai perusahaan yang beroperasi di kawasan Danau Toba itu menimbulkan sejumlah konflik dengan masyarakat. "Kami meminta pemerintahan baru Presiden Prabowo menindak tegas perusahan-perusahan nakal yang meresahkan dan merugikan masyarakat," kata Hardian melalui keterangan tertulis, Selasa (29/10). Dia mengatakan beberapa tahun terakhir PT TPL kerap menimbulkan reaksi dari masyarakat terkait dengan dugaan penyerobotan lahan. Misalnya, kata Hardian, yang terjadi terhadap masyarakat adat Sihaporas dengan PT TPL Sektor Aek Nauli, Kabupaten Simalungun. Kemudian, juga terjadi di tanah ulayat Natumingka, Tapanuli Utara. Hardian menyebut beberapa lokasi lain juga menimbulkan konflik dengan masyarakat, bahkan hingga melaporkan Ketua Adat Sorbatua Siallagan, kendati akhirnya bebas setelah perjuangan masyarakat adat di Pengadilan Tinggi Medan. Dia mengatakan masyarakat yang terkena dampak terus menyuarakan dengan menggelar demonstrasi mendesak agar menutup PT Toba Pulp Lestari. "Yang menjadi pertanyaan bagi kami PT Toba Pulp Lestari dalam satu tahun menimbulkan banyak permasalahan dan konflik terhadap masyarakat, tetapi pemerintah seolah menutup mata," ujar Hardian.
HMI Sumut Galang Dukungan
Badko HMI Sumut menduga bahwa masih terus beroperasinya PT TPL di tengah konflik dengan masyarakat di lapangan, sebagai bentuk dugaan persekongkolan untuk memuluskan jalan perusahaan tersebut. Padahal berbagai desakan baik dari masyarakat yang berkonflik dengan TPL hingga mahasiswa, tak henti terus di suarakan. "Namun sampai detik ini PT TPL masih beroperasi," kata Hardian. Badko HMI Sumut berkomitmen akan terus berkomunikasi dengan seluruh masyarakat yang terdampak, koalisi masyarakat sipil, mahasiswa, untuk mendesak penutupan PT TPL. "Badko HMI Sumut akan terus berkomunikasi dan berkordinasi dengan seluruh elemen masyarakat, NGO, dan mahasiswa, mendesak pemerintah menutup PT Toba Pulp Lestari (TPL), karna sangat meresahkan dan menimbulkan permasalahan yang kompleks," pungkasnya.
Sumber
:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sabtu Ini
Pemprov Sumut Genjot Kawasan Unggulan Perikanan Tangkap & Budi Daya Integrasi Hulu-Hilir
BMKG Ungkap Potensi Hujan Meluas di Sumut 17 September, Banjir dan Longsor Mengintai
Banjir Rendam 7 Desa di Nias Barat, Ketinggian Air Capai 2 Meter