Sumut

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter

×

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter

Sebarkan artikel ini
peringatan cuaca ekstrem Sumut BMKG
Ilustrasi - BMKG sampaikan prakiraan cuaca di wilayah Sumut. Foto: iStock

Topikseru.com – Kombinasi dinamika atmosfer dan peningkatan suhu permukaan laut memicu potensi cuaca buruk di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkannya peringaan ancaman ganda berupa guyuran hujan lebat disertai angin kencang serta gelombang tinggi laut yang mencapai 4 meter di kawasan perairan kepulauan.

Masyarakat di kawasan pesisir, pegunungan, hingga lereng Sumatera Utara (Sumu) diimbau untuk bersiap mengantisipasi ancaman bencana alam dalam beberapa hari ke depan.

Ancaman Bencana Hidrometeorologi di Darat

Prakirawan Balai Besar BMKG Wilayah I Medan, Putri Diana, memaparkan bahwa pola prakiraan cuaca Sumatera Utara 20 September 2026 akan didominasi oleh tutupan awan sejak pagi hingga dini hari.

Potensi guyuran hujan ringan hingga sedang yang disertai kilat serta hembusan angin kencang diproyeksikan merata di beberapa zona rawan.

“Diimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada hujan ringan hingga sedang disertai petir dan angin kencang di pantai timur, pantai barat, pegunungan, lereng timur dan lereng barat Sumatera Utara yang dapat menyebabkan potensi bencana hidrometeorologi Sumut berupa banjir dan longsor,” kata Putri di Medan, Sabtu (19/9/2026).

Rincian sebaran cuaca di Sumatera Utara pada Minggu (20/9/2026):

  • Pagi Hari: Berawan secara umum; hujan ringan membayangi Padang Lawas Utara, Mandailing Natal, Nias, Nias Selatan, dan Padang Lawas.
  • Siang hingga Sore: Hujan ringan-sedang meluas di sebagian besar wilayah, dengan intensitas sedang berpusat di Padang Lawas.
  • Malam Hari: Hujan ringan berlanjut di sebagian besar kabupaten/kota.
  • Dini Hari: Potensi hujan ringan membasahi Labuhanbatu Selatan, Langkat, Batubara, Deli Serdang, dan Serdang Bedagai.

BMKG mencatat variasi suhu udara berada pada rentang 14 hingga 35 derajat Celsius dengan kelembapan 60 hingga 100 persen, serta pergerakan angin dari arah tenggara ke barat berkecepatan 5 hingga 20 km/jam.

Gelombang Tinggi Laut Mencapai 4 Meter

Di wilayah maritim, ancaman tak kalah serius mengintai keselamatan pelayaran.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Christen Marpaung, mengonfirmasi bahaya gelombang tinggi perairan Nias dan sekitarnya yang diprediksi bertahan sejak 19 hingga 22 September 2026.

Pemicu Cuaca Buruk di Atmosfer

Christen menjelaskan, peningkatan intensitas pembentukan awan konvektif di atas wilayah Sumatera Utara dipicu oleh beberapa fenomena atmosfer yang aktif secara bersamaan.

Aktifnya fenomena gelombang Rossby Kelvin Ekuatorial yang berpadu dengan zona belokan angin (shearline) serta daerah konvergensi memicu pemusatan massa udara basah.

Kondisi ini diperparah oleh suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia barat Sumatera dan perairan timur Sumut, yang mengakibatkan tingginya tingkat penguapan dan pasokan uap air di atmosfer.

Atas dasar peringatan cuaca ekstrem Sumut BMKG tersebut, para nelayan serta pengelola jasa transportasi penyeberangan laut diimbau menunda aktivitas pelayaran jika kondisi ombak tidak memungkinkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *