Sabtu, 26 September 2026

Muhammadiyah Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Palestina di Yordania lewat Lazismu dan Muhammadiyah Aid

Muchlis - Sabtu, 13 September 2025 05:31 WIB
Muhammadiyah Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Palestina di Yordania lewat Lazismu dan Muhammadiyah Aid
Muhammadiyah
Topikseru.com - Muhammadiyah melalui Lazismu dan Muhammadiyah Aid, dengan dukungan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Yordania, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para pengungsi Palestina di Yordania. Ketua Badan Pengurus Lazismu, Ahmad Imam Mujadid Rais, mengatakan tahap pertama penyaluran berlangsung di Camp Al Jhaufah, salah satu kamp pengungsi Palestina tertua di Yordania. "Alhamdulillah hari ini kami berada di Camp Jhaufah untuk menyalurkan bantuan. Insya Allah kami juga akan melanjutkan ke Camp Wihdat, termasuk penyediaan oatmeal bagi para pengungsi," ujar Rais dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Jumat (12/9).

Latar Belakang Pengungsian Palestina

Kamp pengungsi Palestina di Yordania berdiri sejak peristiwa Nakbah 1948, diperkuat gelombang pengungsian pada 1967, dan terus bertambah pasca tragedi 7 Oktober 2023. Saat ini, ribuan warga Palestina masih hidup dalam kondisi keterbatasan di berbagai kamp di Yordania. Rais menegaskan, bantuan tersebut merupakan amanah dari donatur dan muhsinin yang peduli terhadap penderitaan warga Palestina. "Kami hanya menjadi perantara. Mohon doa agar Lazismu dapat terus istiqamah menyalurkan bantuan bagi saudara-saudara kita di Palestina," katanya.

Komitmen Lazismu untuk Palestina

Sebelumnya, Lazismu juga menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui kerja sama dengan Forum Crisis Center (FORCE) dan dukungan armada Angkatan Udara Uni Emirat Arab. Ke depan, Lazismu menegaskan komitmennya untuk terus mengirimkan bantuan melalui jalur darat maupun udara. Tujuannya, meringankan beban para pengungsi Palestina yang hidup di bawah tekanan konflik berkepanjangan.

Sumber
:
Berita Terkait
Pemadam Listrik Massal di Sumatera, Pemuda Muhammadiyah Kota Medan Siapkan Gugatan Class Action terhadap Blackout PLN
Momen Harkitnas 2026, Guru Besar UMSU Ingatkan Pentingnya Jaga Tunas Bangsa
Idul Adha 2026 Dipastikan Serentak, Pemerintah dan Muhammadiyah Tetapkan 27 Mei
Kronologi Dugaan Malapraktik RS Muhammadiyah Medan, Rahim Pasien Disebut Diangkat Tanpa Persetujuan
KPPU dan MPM PWM Sumut Perkuat Sinergi Pemberdayaan UMKM dan Pengawasan Persaingan Usaha
Hari Raya Idul Fitri 1447 H Berpotensi Serentak, Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Mengarah ke 21 Maret 2026