Kamis, 24 September 2026

Kereta Api Kian Diminati, KAI Sumut: Sepanjang Juli Angkut 55 Ribu Ton Barang

Muchlis - Jumat, 08 Agustus 2025 15:23 WIB
Kereta Api Kian Diminati, KAI Sumut: Sepanjang Juli Angkut 55 Ribu Ton Barang
Kereta Api
Topikseru.com - Layanan angkutan barang PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat lonjakan signifikan sepanjang Juli 2025. [irp posts="15908" ] Dalam sebulan, total 55.828 ton barang berhasil diangkut, naik 21 persen dibandingkan capaian Juni 2025 yang berada di angka 46.054 ton. Manager Humas KAI Divre I Sumut M. As'ad Habibuddin, mengatakan lonjakan ini tak lepas dari meningkatnya permintaan moda transportasi berbasis rel, khususnya untuk pengiriman bahan bakar minyak (BBM) pada masa libur sekolah. "Konsumsi BBM yang meningkat langsung memicu tingginya suplai BBM menggunakan kereta api," ujar As’ad, Jumat. [irp posts="16226" ]

BBM Mendominasi Muatan

Dari total angkutan Juli, BBM menyumbang porsi terbesar dengan 27.962 ton. Disusul peti kemas 17.797 ton, crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah 9.446 ton, barang hantaran paket (BHP) 366 ton, dan lateks 256 ton. As’ad menjelaskan, kereta api punya keunggulan yang sulit disaingi moda darat lainnya. Satu gerbong mampu mengangkut hingga 42 ton atau setara dua truk kontainer. Dengan formasi 20 gerbong peti kemas, satu rangkaian bisa menggantikan 40 truk sekaligus. [irp posts="14527" ]

Tepat Waktu dan Ramah Lingkungan

Selain kapasitas, ketepatan waktu menjadi nilai jual utama. Sepanjang Juli, tingkat ketepatan keberangkatan dan kedatangan kereta barang KAI Sumut mencapai 98,37 persen. Keamanan juga menjadi sorotan positif. “Angkutan barang dengan kereta api bebas pungutan liar, dikelola SDM profesional, dan tersertifikasi,” kata As’ad. Manfaat tambahannya termasuk efisiensi biaya logistik, pengurangan kemacetan jalan raya, penurunan emisi polusi, hingga meminimalkan kerusakan jalan akibat beban truk berat. [irp posts="15554" ]

Dukungan Ekonomi dan Logistik Hijau

KAI Divre I Sumut berkomitmen memperluas kerja sama dengan pelaku usaha di wilayahnya. Targetnya, mendorong pertumbuhan volume angkutan barang sembari mendukung sistem logistik yang ramah lingkungan dan memperkuat daya saing ekonomi nasional. "Kami optimistis tren ini akan terus berlanjut," tutup As’ad.
Sumber
:
Berita Terkait
Efisiensi Biometrik Stasiun Medan: Layanan Pemindaian Wajah KAI Pangkas Biaya dan Kertas
Abu Vulkanik Sinabung Ganggu Penerbangan, KAI Pastikan Kereta Api Sumut Tetap Jalan
Tiket Kereta di Sumut Tak Jadi Berangkat? Ini Cara Batal dan Refund KAI
KAI Sumut Ganti 3.131 Bantalan Kayu Jembatan, Material Sintetis Diklaim Tahan 50 Tahun
KAI Sumut dan PMI Tebing Tinggi Gelar Donor Darah, 30 Pendonor Ikut Berpartisipasi
KAI Sumut Tutup Perlintasan Liar Pascakecelakaan KA Putri Deli, 3.597 Penumpang Terdampak