Selasa, 29 September 2026

Harga Emas Dunia Menguat Dipicu Meningkatnya Ekspektasi Pasar

Mhd Rabbani - Sabtu, 23 Agustus 2025 12:56 WIB
Harga Emas Dunia Menguat Dipicu Meningkatnya Ekspektasi Pasar
Harga Emas
Topikseru.com - Pada perdagangan Jumat (22/8/2025) harga emas dunia menguat terdorong meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada September 2025. Harapan ini mencuat setelah pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell dalam simposium tahunan Jackson Hole. Melansir Reuters, harga emas spot naik 1,1% menjadi US$ 3.373,89 per troi ons pada pukul 13.31 waktu New York. Sementara kontrak berjangka emas Amerika Serikat ditutup menguat 1,1% di level US$ 3.418,50. Melemahnya dolar AS sebesar 1% turut menopang kenaikan harga emas, karena membuat logam mulia ini lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Powell dalam pidatonya menyatakan bahwa perubahan keseimbangan risiko dapat mendorong penyesuaian kebijakan moneter. Namun, ia belum secara eksplisit berkomitmen terhadap pemangkasan bunga. Powell menekankan adanya risiko pelemahan pasar tenaga kerja, di sisi lain tetap mewaspadai tekanan inflasi yang masih tinggi. “Dalam pidato kedelapannya sekaligus terakhir di Jackson Hole, Powell mengejutkan pasar yang tengah cemas, dengan membuka jalur cepat menuju pemangkasan bunga September. Hal ini mendorong reli di hampir seluruh kelas aset, termasuk emas,” ujar Tai Wong, analis independen pasar logam. Ia menambahkan, penting untuk melihat apakah emas mampu menembus dan bertahan di atas level US$ 3.400 dalam beberapa hari mendatang. Menurut CME FedWatch, probabilitas pemangkasan suku bunga 25 basis poin pada September kini naik menjadi 85%, dari sebelumnya 75% sebelum pidato Powell. Meski demikian, The Fed masih akan sangat bergantung pada data ketenagakerjaan dan inflasi yang akan dirilis sebelum rapat kebijakan 16-17 September. Emas umumnya tampil baik di era suku bunga rendah, mengingat aset ini tidak memberikan imbal hasil sehingga relatif lebih menarik dibandingkan instrumen berbunga. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump pada Jumat (22/8) menyatakan akan memecat Gubernur The Fed Lisa Cook jika ia tidak mengundurkan diri. Langkah ini semakin memperlihatkan upaya Trump untuk memperkuat pengaruhnya terhadap bank sentral AS. Permintaan emas fisik di Asia pekan ini masih lesu akibat volatilitas harga, meski permintaan perhiasan di India mulai pulih menjelang musim festival. Sementara itu, harga logam mulia lain juga kompak menguat: perak naik 2,2% ke US$ 39,01 per troi ons, platinum menguat 0,7% ke US$ 1.362,90, dan paladium naik 1,4% menjadi US$ 1.125,53.

Sumber
:
Berita Terkait
Harga Emas Perhiasan di Perdagangan Selasa, 22 September 2026: 24 Karat Dibanderol Rp2.250.000 per Gram
Harga Emas Antam Hari Ini 22 September 2026 Terkoreksi Tipis Rp1.000, Cek Rinciannya
Menteri Imipas Agus Andrianto Minta 15 Program Aksi Bawa Dampak Nyata, Bukan Sebatas Laporan
Harga Emas Perhiasan di Perdagangan Senin (21/9/2026): 24 Karat Dibanderol Rp2.250.000 per Gram
Harga Emas Spot Terkoreksi 0,36% Terseret di Level US$ 4.309,10 per Ons
Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu Dibanderol Rp2.628.000 per Gram