Sabtu, 26 September 2026

IHSG Berhasil Rebound Menguat 4,876 Poin Bertengger di Level 5.844,661 Pagi Ini

Mhd Rabbani - Jumat, 05 Juni 2026 10:15 WIB
IHSG Berhasil Rebound Menguat 4,876 Poin Bertengger di Level 5.844,661 Pagi Ini
IHSG
Topikseru.com, Jakarta - Pada awal perdagangan hari ini. Jumat (5/6/2026) pukul 09.06 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound di pasar spot. Di mana IHSG menguat 4,876 poin atau 0,08% ke 5.844,661. Penguatan IHSG ini disokong sebagian indeks sektoral. Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Sektor Barang Baku yang melonjak 3,09% di awal perdagangan. Berikutnya ada IDX Sektor Kesehatan, IDX Sektor Infrastruktur, IDX Sektor Properti & Real Estate dan IDX Sektor Barang Konsumen Primer. Sementara itu, IDX Sektor Keuangan menjadi sektoral dengan pelemahan terdalam setelah anjlok 1,24% di pagi ini. Disusul, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer, IDX Sektor Transportasi dan Logistik, IDX Sektor Perindustrian, IDX Sektor Energi dan IDX Sektor Teknologi. Top gainers LQ45 pagi ini terdiri dari: PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 5,22% PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 4,83% PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 4,33% Top losers LQ45 pagi ini adalah: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun 10,34% PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) turun 10,2% PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) turun 10,19%

Analis Pasar: Tren Jangka Pendek Hingga Menengah IHSG Masih Bearish

Penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka peluang rebound teknikal setelah memasuki area jenuh jual pada hari ini, Jumat, 5 Juni 2026. Namun, investor tetap perlu berhati-hati lantaran penguatan yang terjadi berpotensi hanya bersifat sementara selama sentimen fundamental yang membebani pasar belum mereda. Sekadar mengingatkan, IHSG kemarin (4/6) ditutup turun 1,73% di level 5.839,79, setelah sempat menyentuh level terendah 5.644 yang sekaligus menguji trendline support jangka panjang. Tekanan pasar masih dipengaruhi oleh aksi jual investor asing yang membukukan net sell Rp 1,27 triliun, serta pelemahan Rupiah ke Rp 18.034 per dollar AS. Secara teknikal, Kiwoom Sekuritas Indonesia menilai tren jangka pendek hingga menengah IHSG masih bearish karena bergerak di bawah rata-rata pergerakan MA10, MA20, dan MA50. Namun, indikator Relative Strength Index (RSI) yang telah berada di area oversold mulai menunjukkan positive divergence, mengindikasikan tekanan jual mulai mereda dan membuka peluang terjadinya rebound teknikal dalam jangka pendek. Selama IHSG mampu bertahan di atas area support 5.644 hingga 5.600, indeks berpeluang menguat menuju area 6.000–6.050. Jika momentum berlanjut, penguatan dapat berlanjut ke kisaran 6.181–6.230. Sebaliknya, jika level 5.644 kembali ditembus, investor perlu mewaspadai potensi pelemahan lanjutan menuju area 5.500. Dari eksternal, investor mencermati sejumlah sentimen global, termasuk rilis data tenaga kerja Amerika Serikat atau Non-Farm Payrolls (NFP) Mei 2026 yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga Federal Reserve. Selain itu, perkembangan geopolitik Timur Tengah dan arah kebijakan perdagangan Amerika Serikat juga masih menjadi perhatian pelaku pasar global. Sementara dari dalam negeri, pasar menyoroti rencana pembentukan Indonesia International Financial Center (IIFC) yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing sektor keuangan nasional dan menarik arus investasi asing. Namun, implementasi kebijakan tersebut masih akan bergantung pada desain regulasi dan efektivitas pelaksanaannya. Di tengah kondisi pasar yang masih volatil, Kiwoom Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang dinilai menarik untuk dicermati investor. Rekomendasi saham: • ESSA – Trading Buy Entry buy: Rp 605 – Rp 615 Target harga: Rp 630 – Rp 645 Support: Rp 595 – Rp 605 Cut loss: Rp 590 • INCO – Trading Buy Entry buy: Rp 4.310 – Rp 4.390 Target harga: Rp 4.480 – Rp 4.570 Support: Rp 4.270 – Rp 4.310 Cut loss: Rp 4.250 • TINS – Trading Buy Entry buy: Rp 2.980 – Rp 3.060 Target harga: Rp 3.160 – Rp 3.250 Support: Rp 2.940 – Rp 2.980 Cut loss: Rp 2.920 • TLKM – Trading Buy Entry buy: Rp 2.850 – Rp 2.900 Target harga: Rp 2.960 – Rp 3.020 Support: Rp 2.820 – Rp 2.850 Cut loss: Rp 2.800 Inilah rekomendasi saham ini merupakan hasil analisis Kiwoom Sekuritas Indonesia dan disusun untuk tujuan informasi. Investor disarankan mempertimbangkan profil risiko serta melakukan analisis secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Sumber
:
Berita Terkait
IHSG Langsung Ngebut Naik 22,7 Poin ke Level 6.407,428 Pagi Ini
IHSG Terkoreksi ke 6.349, Pasar Awas RDG BI & Aturan Baru Saham Rp 1
Analis Pasar: IHSG Masih Rawan Koreksi dengan Support di 6.370 dan Resistance 6.406
IHSG Melemah 17,64 Poin Masih Bersandar di Level 6.423,51 Siang Ini
IHSG Dibuka Melemah 23,43 Poin, Hanya 4 Indeks Sektoral yang Selamat ke Zona Hijau
IHSG Turun 1,53% dalam Sepekan, Begini Proyeksi IHSG Pekan Depan