Minggu, 27 September 2026

Analis Pasar: IHSG akan Bergerak Terbatas dengan Kecenderungan Konsolidatif

Mhd Rabbani - Rabu, 15 Juli 2026 08:09 WIB
Analis Pasar: IHSG akan Bergerak Terbatas dengan Kecenderungan Konsolidatif
IHSG
Topikseru.com, Jakarta - Pada perdagangan Selasa (14/7/2026) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis di tengah tekanan jual asing yang masih besar. IHSG naik 0,03% ke level 6.039,52. Meski sempat menguat hingga hampir 1,28% dan menyentuh level 6.095, namun IHSG tak mampu mempertahankan penguatannya hingga akhir sesi. Menanggapi hal tersebut, Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda mengatakan, tekanan jual pada saham perbankan seperti BBRI, BBCA, dan BMRI menjadi salah satu faktor penahan laju penguatan IHSG. "Pergerakan indeks tertahan oleh aksi profit taking pada saham perbankan besar, meskipun saham komoditas dan konglomerasi seperti BRMS, BREN, dan ENRG masih menjadi penopang indeks," katanya. Untuk perdagangan Rabu (15/7), Reza memperkirakan, IHSG akan bergerak terbatas dengan kecenderungan konsolidatif, dengan support psikologis di 6.000 dan resistance di kisaran 6.1006.130. Setelah penguatan tajam sebelumnya, pasar membutuhkan katalis baru untuk melanjutkan tren kenaikan. Fokus utama investor adalah perkembangan konflik di Timur Tengah, pergerakan nilai tukar rupiah, dan data inflasi AS. Inflasi tahunan AS tercatat melambat menjadi 3,5% year-on-year (yoy) pada Juni 2026 dari 4,2% pada Mei. Angka itu lebih rendah daripada ekspektasi pasar, 3,8%. Secara bulanan, inflasi turun 0,4%, menjadi penurunan terbesar sejak April 2020. Sementara, Analis Data ini memperkuat harapan bahwa The Fed akan lebih dovish, sehingga berpotensi menjadi sentimen positif bagi IHSG dan rupiah melalui peningkatan arus modal ke pasar negara berkembang. Menurut Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mengatakan, secara teknikal, Alrich menilai indikator masih menunjukkan sinyal campuran. Pembentukan histogram positif MACD masih berlanjut, sementara stochastic RSI sudah berada di area overbought. Dengan kondisi tersebut, Alrich memperkirakan IHSG akan bergerak konsolidasi di rentang 5.950-6.125. Analis Reza merekomendasikan investor untuk mencermati saham WIFI, SRTG, dan BIPI.

Sumber
:
Berita Terkait
IHSG Langsung Ngebut Naik 22,7 Poin ke Level 6.407,428 Pagi Ini
IHSG Terkoreksi ke 6.349, Pasar Awas RDG BI & Aturan Baru Saham Rp 1
Analis Pasar: IHSG Masih Rawan Koreksi dengan Support di 6.370 dan Resistance 6.406
IHSG Melemah 17,64 Poin Masih Bersandar di Level 6.423,51 Siang Ini
IHSG Dibuka Melemah 23,43 Poin, Hanya 4 Indeks Sektoral yang Selamat ke Zona Hijau
Analis Pasar: Besok, IHSG Memiliki Level Support di 6.371 dan 6.290