Jumat, 02 Oktober 2026

Investor Pasar Modal RI Tembus 31,13 Juta, Gen Z dan Milenial Mendominasi

Muchlis - Jumat, 02 Oktober 2026 07:42 WIB
Investor Pasar Modal RI Tembus 31,13 Juta, Gen Z dan Milenial Mendominasi
Jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 31,13 juta SID pada Agustus 2026

Topikseru.com - Jumlah investor pasar modal Indonesia terus menanjak. Hingga Agustus 2026, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah Single Investor Identification (SID) telah mencapai 31,13 juta.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam pasar modal.

KSEI menyebut kemudahan teknologi digital, semakin luasnya edukasi keuangan, serta meningkatnya kesadaran mengenai perencanaan finansial menjadi sejumlah faktor yang mendorong pertumbuhan investor.

Baca Juga:

Data OJK sebelumnya juga mencatat jumlah investor pasar modal mencapai sekitar 31,14 juta hingga akhir Agustus 2026, dengan pertumbuhan 52,9 persen secara year to date.

Investor Muda Jadi Motor Pertumbuhan

Pertumbuhan investor dalam beberapa tahun terakhir tidak lepas dari masuknya kelompok usia muda ke pasar modal.

Abdul Azis Albakkar dari Unit Edukasi dan Layanan Jasa Investor KSEI mengatakan jumlah SID meningkat pesat dalam enam tahun terakhir, terutama seiring semakin mudahnya masyarakat mengakses produk investasi melalui platform digital.

Data KSEI yang disampaikan dalam kegiatan di Palu menunjukkan Gen Z dan milenial menyumbang porsi terbesar investor, mencapai 78,55 persen dengan nilai aset Rp 357,7 triliun.

Setelah kelompok tersebut, terdapat Gen X dengan porsi 28,69 persen dan nilai aset Rp 620,9 triliun.

Sementara itu, Baby Boomers hanya mencatatkan porsi 2,79 persen. Namun, kelompok ini memiliki nilai aset mencapai Rp 928,7 triliun.

Angka tersebut memperlihatkan perbedaan menarik dalam struktur pasar modal Indonesia: jumlah investor muda sangat besar, tetapi kepemilikan aset tidak otomatis mengikuti besarnya jumlah investor.

Baby Boomers Sedikit, tetapi Asetnya Besar

KSEI mencatat Baby Boomers memiliki jumlah investor yang relatif kecil dibandingkan kelompok usia lainnya.

Namun, nilai aset kelompok tersebut justru jauh lebih tinggi.

"Meski persentase Baby Boomers kecil namun mereka memiliki jumlah aset lebih banyak dibandingkan Gen Z dan Gen X," kata Azis.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa jumlah investor dan nilai aset merupakan dua indikator yang berbeda dalam membaca perkembangan pasar modal.

Kelompok investor muda dapat menjadi basis pertumbuhan investor baru, sementara kelompok usia yang lebih tua memiliki akumulasi aset yang lebih besar.

Aset Investor Laki-laki Masih Lebih Besar

Dari sisi gender, investor laki-laki masih mendominasi jumlah maupun nilai aset berdasarkan data yang disampaikan KSEI.

Investor laki-laki tercatat mencapai 64,49 persen, dengan total aset sekitar Rp 1.333 triliun.

Sementara itu, investor perempuan memiliki porsi 35,51 persen dengan nilai aset sekitar Rp 574 triliun.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan jumlah investor perempuan masih menjadi salah satu ruang pertumbuhan dalam ekosistem investasi nasional.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
BEI Buka Short Selling 1 Oktober, Ini 5 Saham dan Syaratnya
IHSG Langsung Ngebut Naik 22,7 Poin ke Level 6.407,428 Pagi Ini
IHSG Terkoreksi ke 6.349, Pasar Awas RDG BI & Aturan Baru Saham Rp 1
Analis Pasar: IHSG Masih Rawan Koreksi dengan Support di 6.370 dan Resistance 6.406
IHSG Melemah 17,64 Poin Masih Bersandar di Level 6.423,51 Siang Ini
IHSG Dibuka Melemah 23,43 Poin, Hanya 4 Indeks Sektoral yang Selamat ke Zona Hijau