Senin, 26 Oktober 2026

PSMS Tekuk PSIS 2-1, Meski Kurang Pemain Akibat 2 Kartu Merah

Agus Supratman - Senin, 26 Oktober 2026 09:17 WIB
PSMS Tekuk PSIS 2-1, Meski Kurang Pemain Akibat 2 Kartu Merah
Sumber: Diskominfo Sumut
PSMS VS PSIS: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyaksikan pertandingan PSMS Medan melawan PSIS semarang dalam lanjutan Liga Championship 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deliserdang, Minggu (25/10/2026). PSMS Medan berhasil menaklukkan PSIS Semarang dengan skor 2-1.

Topikseru.com, Deli Serdang – Permainan keras PSMS Medan membuat wasit mengganjar pemain dengan dua kartu merah. Namun PSMS Medan tetap berhasil memenangkan pertandingan menekuk PSIS Semarang dengan skor 2-1. Hasil ini membuat optimisme PSMS Medan mampu promosi ke Liga 1 atau Super League.

Diwarnai kartu merah untuk masing-masing tim, Ayam Kinantan sukses memenangi laga sengit ini di hadapan ribuan pendukungnya.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution optimistis PSMS Medan mampu promosi ke Liga 1 atau Super League. Keyakinan tersebut semakin kuat setelah tim berjuluk Ayam Kinantan itu berhasil mengalahkan PSIS Semarang mengamankan tiga poin penting.

Baca Juga:

Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution usai menyaksikan langsung pertandingan PSMS melawan PSIS di Stadion Utama Sumatera Utara, Deliserdang, Minggu (25/10/2026) malam. "Harus optimis (liga satu)," kata Bobby.

Kemenangan tersebut membawa PSMS mengoleksi 14 poin dan menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup A. Hasil ini sekaligus menjaga peluang Ayam Kinantan untuk terus bersaing memperebutkan tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Menjelang pertandingan melawan Persija dalam ajang League Cup pekan depan, Bobby juga meminta agar kondisi lapangan Stadion Utama Sumatera Utara segera dibenahi. Menurutnya, terdapat sejumlah titik yang perlu diperbaiki, termasuk sebagian rumput lapangan yang harus diganti.

Sementara itu, pertandingan PSMS kontra PSIS yang dimulai pukul 19.00 WIB berlangsung dalam kondisi hujan. Meski demikian, PSMS mampu tampil agresif sejak awal pertandingan.

Tim tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-22 melalui gol Raihan Utama yang memanfaatkan umpan Pramoedya Putra.

Stadion kembali bergemuruh pada menit ke-38 usai Javier Siverio mencetak gol kedua tuan rumah. Namun nasib Siverio berubah drastis semenit kemudian saat wasit mengeluarkan kartu merah langsung akibat pelanggaran kerasnya terhadap pemain bertahan PSIS.

Kehilangan pencetak golnya memaksa PSMS bermain dengan 10 orang dan lebih banyak menumpuk pemain di area pertahanan.

Tekanan bertubi-tubi dilancarkan PSIS Semarang sepanjang babak kedua, namun pertahanan PSMS yang dikawal ketat berhasil meredam setiap peluang emas tim tamu.

Keseimbangan jumlah pemain kembali terjadi pada menit ke-82 setelah pemain pengganti PSIS, Rifki Dwi Septiawan, menerima kartu kuning kedua dan harus menyusul Siverio keluar lapangan.

Gol hiburan PSIS baru lahir pada masa extra time menit ke-90+8 melalui sepakan Fitra Ridwan yang menutup laga dengan skor akhir 2-1 untuk PSMS.

Keunggulan PSMS bertambah pada menit ke-31 setelah Javier Siverio berhasil menyambar bola muntah hasil tembakan Phillershon.

Gol kedua tersebut sempat dianulir karena dugaan offside. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan melalui Video Assistant Referee (VAR), wasit akhirnya mengesahkan gol tersebut. PSMS pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Memasuki babak kedua, PSIS berupaya bangkit dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Fitra Ridwan. Meski mendapat tekanan, PSMS mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir dengan skor 2-1.

Hasil tersebut menempatkan PSMS di peringkat kedua Grup A dengan koleksi 14 poin, sedangkan PSIS berada di posisi kelima dengan 10 poin.

Sebelumnya, pada pertandingan 17 Oktober, PSMS bermain imbang melawan Semen Padang.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mensyukuri kemenangan yang diraih anak asuhnya. Ia mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu mengamankan tiga poin meskipun timnya sempat menghadapi persoalan kartu merah yang memengaruhi jalannya pertandingan.

"Luar biasa perjuangan pemain dengan susah payah mempertahankan keunggulan 2-0 hingga babak pertama," ujarnya.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
PSMS Medan Tekuk PSIS 2-1, Menang dengan 10 Pemain dan Bertahan hingga Detik Akhir
PSMS Medan vs PSIS Semarang: Ayam Kinantan Bidik Kebangkitan di Kandang
Persita vs Persija 3-2, Gol Menit Akhir Hentikan Rekor Macan Kemayoran
PSMS Medan Kehilangan Kemenangan di Detik Akhir, Gol Semen Padang Jadi Tamparan Keras
PSMS Medan vs Semen Padang: Misi Bangkit, Rizdjar Absen
PSMS Medan Tumbang 1-2 dari PSPS Pekanbaru, Kartu Merah Rizdjar Jadi Titik Balik