Jumat, 25 September 2026

Lamine Yamal Pecahkan Rekor Pencetak Gol Termuda di El Clasico

Muchlis - Minggu, 27 Oktober 2024 21:21 WIB
Lamine Yamal Pecahkan Rekor Pencetak Gol Termuda di El Clasico
Lamine Yamal
TOPIKSERU.COM - Lamine Yamal mencatat sejarah baru sebagai pemain muda yang mencetak gol dalam sejarah pertemuan Barcelona dan Real Madrid atau El Clasico. Penyerang sayan Barcelona ini mengukir sejarah itu kala timnya mencukur Real Madrid 4-0 pada laga lanjutan Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu dini hari WIB. Lamine Yamal mencetak satu gol dalam laga El Clasico itu sekaligus memecahkan rekor pemain termuda sepanjang sejarah. Melansir laman Barcelona, Laminer mencetak gol saat menghadapi Real Madrid pada usia 17 tahun 105 hari. Dia memecahkan rekor milik rekan setimnya di Barcelona, Ansu Fati yang membuat gol di El Clasico Liga Spanyol saat berumur 17 tahun 359 hari pada Oktober 2020. Bedanya, ketika Ansu Fati mencetak gol, Barcelona yang bermain di Stadion Camp Nou dan kalah 1-3 dari Real Madrid. Yamal tercatat sudah empat kali melakoni laga El Clasico. Barcelona berharap gol perdananya itu tidak menjadi satu-satunya.
Performa Lamine Yamal
[caption id="attachment_6802" align="alignnone" width="1920"]Lamine Yamal Pemain muda Barcelona Lamine Yamal. Foto: Getty Images[/caption] Di panggung La Liga, nama Lamine Yamal sudah menjadi andalan lini serang Barcelona meski dia masih remaja. Pada musim 2024/2025, Lamine Yamal bermain di 11 laga Barcelona di La Liga dan berhasil membuat lima gol dan enam assist. Di Liga Champions UEFA musim yang sama, Lamine berlaga di tiga pertandingan dan membuat satu gol dan satu assist. Kemenangan empat gol tanpa balas Barcelona membuat klub berjuluk Blaugrana itu memimpin klasemen sementara La Liga dengan koleksi 30 poin. Sedangkan sang rival, Real Madrid, menguntit di posisi kedua dengan 24 poin dari 11 laga. Pelatih Barcelona Hans-Dieter "Hansi" Flick melayangkan pujian untuk semua pemain setelah mengalahkan Real Madrid pada laga El Clasico. Flick menyebut para pemainnya memberikan kemampuan maksimal di lapangan. "Saya bangga dengan tim ini. Setiap pemain mengikuti rencana yang kami buat dan memberikan 100 persen," kata Flick. "Kami mengetahui bagaimana bertahan dengan baik dan tetap melakukan strategi meski Madrid tidak memberikan kami banyak ruang," kata pelatih asal Jerman itu.

Sumber
:
Berita Terkait
Sevilla vs Barcelona 1-3: Raphinha Hattrick, Barca Makin Kokoh di Puncak
Barcelona Menang 4-2 atas Levante, Yamal Bersinar dan Adeyemi Matikan Comeback Tuan Rumah
Masterclass Hansi Flick: Transformasi Raphinha Jadi Ujung Tombak Mematikan Barcelona
Camp Nou Membara: Barcelona Gilas Feyenoord 5-1, Lini Serang Blaugrana Makin Menakutkan
Emil Audero Tinggalkan Como, Rayo Vallecano Jadi Panggung Baru Kiper Timnas Indonesia
Gagal Dapatkan Alvarez, Barcelona Belok ke Gabriel Jesus