Sabtu, 26 September 2026

Bejat! Pengasuh Ponpes di Pati Rudapaksa Puluhan Santriwati, Polisi Tetapkan Pengasuh Ponpes Jadi Tersangka

Mhd Rabbani - Senin, 04 Mei 2026 18:27 WIB
Bejat! Pengasuh Ponpes di Pati Rudapaksa Puluhan Santriwati, Polisi Tetapkan Pengasuh Ponpes Jadi Tersangka
Pengasuh Ponpes di Pati
Topikseru.com, Pati -  Citra pendidikan di pondok pesantren tercoreng kembali di mana Kasus dugaan kekerasan seksual kembali mencuat di lingkungan pondok pesantren. Diketahui, peristiwa ini terjadi di Kabupaten Pati dan menyeret seorang pengasuh berinisial AS sebagai tersangka. Penetapan status hukum terhadap AS dilakukan setelah muncul laporan dari para korban. Dugaan perbuatan tersebut disebut telah berlangsung dalam rentang waktu cukup panjang.

Status Tersangka dan Respons Aparat

Kepolisian menyatakan AS telah berstatus tersangka, namun hingga kini belum dilakukan penahanan. Aparat masih menunggu proses lanjutan dari tingkat kepolisian resor. Kapolsek Tlogowungu AKP Mujahid menjelaskan bahwa langkah hukum tetap berjalan, sembari mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan di luar koridor hukum. Pihak kepolisian juga meminta warga agar menyalurkan aspirasi secara tertib dan tidak melakukan aksi anarkis di lingkungan pondok pesantren. Penetapan tersangka memicu reaksi dari masyarakat sekitar. Sejumlah warga mendatangi lokasi pondok pesantren untuk menyampaikan tuntutan dan keprihatinan atas kasus tersebut. Pengurus yayasan dan pihak pesantren disebut telah menerima aspirasi dari masyarakat yang datang. Upaya mediasi dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Dugaan Korban Capai Puluhan

Kasus ini mencuat setelah delapan korban melapor ke pihak berwenang. Namun, berdasarkan pendampingan hukum, jumlah korban diduga jauh lebih banyak. Periode kejadian diperkirakan berlangsung sejak 2024 hingga 2026 Jumlah korban diduga mencapai 30 hingga 50 santriwati Mayoritas korban masih berstatus pelajar tingkat SMP Data tersebut masih dalam proses pendalaman oleh aparat penegak hukum. Penyelidikan terus dilakukan untuk memastikan jumlah korban dan kronologi secara menyeluruh. Kasus ini menambah daftar panjang persoalan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan berbasis asrama, sekaligus menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak.

Sumber
:
Berita Terkait
Angkot Masuk Jurang di Madina, Bawa 14 Santri—Begini Kronologinya
Keluarga Santri Korban Pembakaran di Lombok Tengah Terpaksa Berutang Demi Biaya Pengobatan
Cerita Pilu Sahid, Santri Korban Dugaan Pembakaran di Ponpes Lombok Tengah
Viral Kasus Santri Dibakar di Lombok Tengah, Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kekerasan Ponpes
Terungkap! Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pati dengan Modus Doktrin hingga Ancaman Fisik
Terungkap Dugaan Korban Hamil dan Pernikahan Paksa dalam Kasus Ponpes Ndolo Kusumo Pati