Jumat, 25 September 2026

Keluarga Santri Korban Pembakaran di Lombok Tengah Terpaksa Berutang Demi Biaya Pengobatan

ari tanjung - Minggu, 07 Juni 2026 14:16 WIB
Keluarga Santri Korban Pembakaran di Lombok Tengah Terpaksa Berutang Demi Biaya Pengobatan
pengakuan korban santri dibakar
Topikseru.com - Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, keluarga Sahid Al Hudri kini menghadapi persoalan lain, yakni biaya pengobatan yang terus membengkak.

Bibi korban, Nurul Hidayah, mengatakan keluarga harus mencari pinjaman ke berbagai pihak demi membiayai perawatan Sahid yang mengalami luka bakar serius.

Menurutnya, biaya pengobatan telah mencapai puluhan juta rupiah.

Nurul juga menyebut keluarga sempat meminta pertanggungjawaban kepada pihak pondok pesantren terkait biaya perawatan korban.

Baca Juga:

Namun, menurut pengakuannya, pihak pondok menyatakan tidak dapat menanggung biaya tersebut.

Pernyataan itu membuat keluarga memutuskan menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan kelalaian dan penganiayaan ke aparat kepolisian.

Di sisi lain, Ketua LPA Mataram Joko Jumadi mengakui sistem pelaporan kasus kekerasan anak di lingkungan pendidikan berasrama masih memiliki banyak celah sehingga sejumlah kasus terlambat terungkap.

Polres Lombok Tengah kini mulai melakukan pemeriksaan saksi setelah laporan resmi diterima dari keluarga korban.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Punguan Hutahaean menyebut proses pemeriksaan telah dimulai.

“Mulai melakukan pemeriksaan saksi,” ujarnya.

Kasus ini terus menjadi perhatian publik setelah video kondisi korban beredar luas di media sosial dan memunculkan tuntutan agar proses hukum dilakukan secara transparan.

Sumber
:
Berita Terkait
Cerita Pilu Sahid, Santri Korban Dugaan Pembakaran di Ponpes Lombok Tengah
Viral Kasus Santri Dibakar di Lombok Tengah, Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kekerasan Ponpes