Sabtu, 26 September 2026

Konflik Timur Tengah: Israel-AS Serang Saat Pemimpin Tertinggi Iran Bertemu Pembantu Utamanya

Mhd Rabbani - Minggu, 01 Maret 2026 08:12 WIB
Konflik Timur Tengah: Israel-AS Serang Saat Pemimpin Tertinggi Iran Bertemu Pembantu Utamanya
Iran
Topikseru.com, WASHINGTON/DUBAI - Semakin memanas konflik Israel dan Amerika Serikat (AS) ternyata mengatur waktu serangan mereka terhadap Iran pada Sabtu lalu agar bertepatan dengan pertemuan yang diadakan oleh pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, dengan para pembantu utamanya. Demikian disampaikan dua sumber AS dan seorang pejabat AS yang mengetahui masalah tersebut seperti dikutip Reuters, Minggu (1/3/2026). Israel mengklaim Khamenei tewas bersama para letnan utamanya, termasuk Ali Shamkhani, mantan sekretaris Dewan Keamanan Nasional yang berpengaruh, dan Mohammad Pakpour, komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Dua sumber di Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Khamenei bertemu pada hari Sabtu dengan Shamkhani dan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Ali Larijani di lokasi yang aman sesaat sebelum serangan dimulai. Seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada Reuters, jenazah Khamenei telah ditemukan. Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya bahwa pemimpin tertinggi Iran itu tewas setelah intelijen melacak pergerakannya. "Dia tidak mampu menghindari Sistem Intelijen dan Pelacakan Canggih kami dan, bekerja sama erat dengan Israel, tidak ada yang bisa dia, atau para pemimpin lain yang telah tewas bersamanya, lakukan," kata Trump. Serangan militer AS dan Israel di seluruh Iran telah mendorong Timur Tengah ke dalam konflik baru dan tak terduga, dengan Iran melancarkan serangan balasan terhadap Israel dan negara-negara Arab Teluk di sekitarnya. Dua sumber AS dan seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan, konfirmasi pertemuan Khamenei dengan para penasihat utamanya telah menggerakkan operasi udara dan laut Israel-AS. Pejabat AS tersebut mengatakan, serangan itu perlu menargetkan Khamenei terlebih dahulu untuk mempertahankan unsur kejutan, menunjukkan adanya kekhawatiran bahwa pemimpin Iran itu akan melarikan diri dan bersembunyi jika ia memiliki kesempatan. Baca Juga: Iran Diserang, Perusahaan Migas dan Pedagang Tangguhkan Pengiriman melalui Hormuz Salah satu sumber AS mengatakan, Khamenei awalnya diperkirakan akan mengadakan pertemuan pada Sabtu malam di Teheran. Namun, intelijen Israel mendeteksi pertemuan pada Sabtu pagi, dan serangan pun dimajukan, kata sumber tersebut. Lokasi pertemuan tersebut belum jelas. Namun, kompleks keamanan tinggi Khamenei di Teheran dihantam pada awal operasi, dan citra satelit yang ditinjau oleh Reuters mengkonfirmasi bahwa kompleks tersebut telah hancur. Dampak kematian Khamenei masih belum terlihat dan siapa penerusnya masih belum jelas. Namun dalam penilaian pra-serangan, Badan Intelijen Pusat AS menyimpulkan bahwa ia dapat digantikan oleh kelompok garis keras IRGC, menurut dua sumber yang diberi informasi tentang intelijen tersebut.  

Sumber
:
Berita Terkait
Trump Sebut Iran Tolak Tawaran AS, Kesepakatan Disebut Baru Terbuka Setelah Pemilu
AS Tolak Visa Tim Media Presiden Iran Jelang Sidang PBB, Teheran Kecam Pembatasan Pers
Harga Minyak Mentah Menguat Menanti Potensi Pembicaraan AS-Iran di PBB
Diplomasi Beijing: China Desak AS-Iran Kembali ke Memorandum Islamabad demi Selat Hormuz
Resolusi IAEA Tekan Iran, Rusia Peringatkan Ancaman Eskalasi Baru
Harga Minyak West Texas Intermediate Naik US$1,60 Bersandar di Level US$94,63 per Barel