Sabtu, 26 September 2026

Perundingan Iran-AS di Islamabad Berakhir Tanpa Kesepakatan, Delegasi Tinggalkan Pakistan

Muchlis - Minggu, 12 April 2026 19:29 WIB
Perundingan Iran-AS di Islamabad Berakhir Tanpa Kesepakatan, Delegasi Tinggalkan Pakistan
Perundingan Iran AS
Topikseru.com, Islamabad - Delegasi Iran meninggalkan Islamabad menuju Teheran setelah perundingan dengan Amerika Serikat (AS) berakhir tanpa menghasilkan kesepakatan. Informasi tersebut dilaporkan oleh media pemerintah Iran, Press TV. Perundingan yang dikenal sebagai “Islamabad Talks” itu berlangsung dalam beberapa putaran diskusi intensif, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan mediasi dari pemerintah Pakistan. [irp posts="39047" ]

Delegasi Tingkat Tinggi Terlibat

Delegasi Iran dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf, didampingi Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi serta sejumlah pejabat tinggi lainnya. Sementara itu, delegasi Amerika Serikat dipimpin oleh Wakil Presiden J. D. Vance, bersama utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner. Kedua pihak dilaporkan telah meninggalkan Islamabad usai perundingan, menandai berakhirnya fase awal negosiasi tanpa hasil konkret.

Pakistan Dorong Dialog Berkelanjutan

Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar mengonfirmasi bahwa perundingan telah berakhir. Ia mendesak kedua negara tetap berkomitmen pada kesepakatan gencatan senjata sementara yang sebelumnya telah dicapai. Menurut Dar, dialog antara Washington dan Teheran perlu terus dilanjutkan dalam “semangat positif” guna menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah. Dia juga menegaskan bahwa Pakistan akan terus memainkan peran sebagai mediator dalam upaya mempertemukan kepentingan kedua negara di masa mendatang. [irp posts="39122" ]

Latar Belakang Ketegangan

Perundingan ini merupakan bagian dari upaya meredakan konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan sekutunya, yang disebut dimulai sejak akhir Februari lalu. Sebelumnya, Pakistan berhasil memfasilitasi gencatan senjata sementara selama dua pekan, yang menjadi dasar bagi dimulainya perundingan di Islamabad. Selain pejabat sipil, proses negosiasi juga melibatkan peran militer Pakistan, termasuk Panglima Angkatan Darat Asim Munir, yang turut memfasilitasi jalannya dialog. Meski belum menghasilkan kesepakatan, perundingan ini dinilai sebagai langkah awal dalam membuka jalur diplomasi antara kedua negara. Pengamat menilai keberlanjutan dialog akan sangat bergantung pada komitmen politik masing-masing pihak serta dinamika keamanan di kawasan.

Sumber
:
Berita Terkait
Trump Sebut Iran Tolak Tawaran AS, Kesepakatan Disebut Baru Terbuka Setelah Pemilu
AS Tolak Visa Tim Media Presiden Iran Jelang Sidang PBB, Teheran Kecam Pembatasan Pers
Harga Minyak Mentah Menguat Menanti Potensi Pembicaraan AS-Iran di PBB
Pemprov Sumut - AS Perkuat Kemitraan Strategis
Imperialisme Modern dan 'New Western Century': Dunia Sedang Berubah
Keterangan Tak Sinkron, Imigrasi Kualanamu Tolak Masuk WN Pakistan