Jumat, 02 Oktober 2026

Seharian di Depan HP? Waspadai Sakit Kepala yang Muncul Setelahnya

Rizky Aisyah - Jumat, 02 Oktober 2026 12:56 WIB
Seharian di Depan HP? Waspadai Sakit Kepala yang Muncul Setelahnya
Suara.com
Menatap layar laptop atau ponsel terlalu lama dapat membuat mata lelah dan memicu rasa tidak nyaman hingga sakit kepala. Memberi jeda secara berkala membantu mengurangi ketegangan mata.

Topikseru.com -Seharian bekerja di depan laptop, berpindah ke ponsel saat istirahat, lalu kembali menatap layar hingga malam. Kebiasaan seperti ini sudah menjadi bagian dari aktivitas banyak orang.

Namun, setelah berjam-jam menatap layar, tidak sedikit orang yang mengeluhkan mata terasa lelah hingga muncul sakit kepala. Kondisi tersebut bisa berkaitan dengan digital eye strain atau kelelahan mata akibat penggunaan perangkat digital dalam waktu lama.

Menurut American Academy of Ophthalmology, menatap layar terlalu lama dapat menyebabkan mata kering, pandangan kabur, mata berair hingga sakit kepala. Salah satu penyebabnya adalah frekuensi berkedip yang cenderung berkurang ketika seseorang berkonsentrasi melihat layar.

Baca Juga:

Bukan Cuma Karena Layar

Sakit kepala setelah bekerja di depan layar tidak selalu disebabkan oleh layar itu sendiri. Kondisi mata yang sudah lelah dapat diperburuk oleh pencahayaan yang terlalu terang, pantulan cahaya pada layar, ukuran tulisan yang terlalu kecil atau posisi monitor yang kurang tepat.

Postur tubuh juga dapat berpengaruh. Ketika layar berada terlalu rendah atau terlalu dekat, seseorang mungkin tanpa sadar membungkuk atau mencondongkan kepala ke depan. Dalam jangka waktu lama, kondisi tersebut dapat membuat leher dan bahu terasa tegang. (Mayo Clinic News Network)

Gangguan penglihatan yang belum terkoreksi, seperti kelainan refraksi, juga dapat membuat mata bekerja lebih keras dan memperburuk keluhan saat melakukan aktivitas jarak dekat. (Mayo Clinic)

Mata Kering Bisa Ikut Memicu

Saat berkonsentrasi melihat layar, seseorang cenderung lebih jarang berkedip. Akibatnya, permukaan mata lebih mudah mengalami kekeringan.

Mata kering dapat menimbulkan rasa perih, terbakar, berair, pandangan kabur dan rasa tidak nyaman yang kemudian dapat disertai sakit kepala. Keluhan tersebut umumnya bersifat sementara dan dapat membaik setelah mata beristirahat.

Coba Istirahatkan Mata

Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi ketegangan mata saat bekerja menggunakan komputer atau perangkat digital.

Salah satunya adalah menerapkan aturan 20-20-20. Setelah menggunakan layar selama sekitar 20 menit, alihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau enam meter selama setidaknya 20 detik.

Selain itu, usahakan berkedip secara teratur, kurangi pantulan cahaya pada layar dan atur tingkat kecerahan agar nyaman. Posisi monitor juga sebaiknya berada kira-kira sejauh satu lengan dari mata dan bagian atas layar berada pada atau sedikit di bawah posisi mata.

Kapan Perlu Diperiksa?

Jika sakit kepala, gangguan penglihatan atau rasa tidak nyaman pada mata terus berulang dan tidak membaik setelah mengurangi ketegangan mata, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke tenaga kesehatan atau dokter mata.

Terlebih jika keluhan muncul bukan hanya setelah menggunakan layar atau disertai perubahan penglihatan yang menetap. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah ada masalah mata atau penyebab lain yang mendasarinya.

Pada akhirnya, layar memang sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Namun, memberi jeda pada mata, memperbaiki posisi kerja dan memperhatikan kondisi pencahayaan dapat membantu membuat aktivitas di depan layar lebih nyaman.

Berita Terkait
Honor Magic9 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Dual Kamera 200 MP
Bulog Sumut Salurkan 1.350 Ton Jagung SPHP ke Peternak
Bukan Hanya iPhone, Ini 7 HP Favorit Artis 2026: Kamera Canggih Jadi Senjata Bikin Konten
Samsung Galaxy A08 Resmi Masuk Indonesia, Harga Rp 2,9 Jutaan Bawa Baterai 6.000 mAh
Bulog Sumut Tambah 4.400 Ton Beras, Stok Tembus 41.735 Ton
Bulog Medan Salurkan 13.635 Ton Beras SPHP, Tembus 153% Target