Sabtu, 26 September 2026
Duka Cita

Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia, Jejak Tokoh Minang dari Medan hingga Kursi Mensos

Muchlis - Kamis, 24 September 2026 22:29 WIB
Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia, Jejak Tokoh Minang dari Medan hingga Kursi Mensos
Bachtiar Chamsyah mantan Menteri Sosial Republik Indonesia

Topikseru.com, Jakarta - Kabar duka datang dari dunia politik dan masyarakat Minangkabau. Bachtiar Chamsyah, mantan Menteri Sosial Republik Indonesia, meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Kamis (24/9/2026) malam.

Bachtiar mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 19.20 WIB. Informasi tersebut disampaikan Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, Fauzi Bahar. Laporan lain juga mengonfirmasi waktu wafat Bachtiar pada kisaran pukul 19.20 WIB.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang kerahmatullah Bapak kita, Dr H Bachtiar Chamsyah, mantan Menteri Sosial RI," kata Fauzi dalam keterangan yang diterima media lokal, Kamis malam.

Baca Juga:

Jenazah Bachtiar Chamsyah direncanakan disemayamkan di rumah duka di Jalan Puspitek Raya, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Banten.

Bachtiar Chamsyah dan Akar Minangkabau

Meski lahir di Tiji, Sigli, Aceh, pada 31 Desember 1945, Bachtiar memiliki keterikatan kuat dengan masyarakat Minangkabau.

Dia dikenal sebagai putra Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Latar belakang tersebut kemudian menjadi bagian penting dari identitas Bachtiar sepanjang perjalanan sosial, organisasi dan politiknya.

Riwayat pendidikannya juga memiliki kaitan dengan Sumatera Barat. Bachtiar pernah menempuh pendidikan di SMA Negeri Maninjau dan menyelesaikannya pada 1964.

Setelah itu, perjalanan pendidikan dan organisasinya berlanjut di Medan. Di kota tersebut, Bachtiar mulai membangun jaringan organisasi yang kemudian menjadi salah satu pijakan awal perjalanan politiknya.

Dari HMI Medan Menuju Parlemen

Nama Bachtiar Chamsyah mulai dikenal luas melalui aktivitas organisasi kemahasiswaan, khususnya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Dia pernah menjadi Ketua Umum HMI Cabang Medan dan kemudian dipercaya memimpin Badko HMI Sumatera Utara.

Dari dunia organisasi, Bachtiar kemudian masuk ke jalur politik melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Karier politiknya berkembang dari tingkat daerah hingga nasional. Ia pernah menjadi anggota DPRD Sumatera Utara sebelum kemudian terpilih menjadi anggota DPR RI.

Di parlemen, Bachtiar dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis. Salah satunya adalah Ketua Komisi V DPR RI pada periode 1999-2001.

Perjalanan tersebut menjadi pintu bagi Bachtiar menuju pemerintahan pusat.

Dua Periode Jadi Menteri Sosial

Karier Bachtiar Chamsyah mencapai salah satu puncaknya ketika ia dipercaya menjadi Menteri Sosial Republik Indonesia.

Presiden Megawati Soekarnoputri menunjuk Bachtiar sebagai Menteri Sosial dalam Kabinet Gotong Royong.

Dia menjabat sejak 10 Agustus 2001 hingga 20 Oktober 2004. Data Sekretariat Kabinet dan Arsip Kepresidenan mencatat Bachtiar sebagai Menteri Sosial dalam periode tersebut.

Setelah pemerintahan berganti, Bachtiar kembali dipercaya mengisi posisi yang sama di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam Kabinet Indonesia Bersatu, Bachtiar menjabat Menteri Sosial sejak 21 Oktober 2004 hingga 22 Oktober 2009.

Dengan demikian, Bachtiar merupakan salah satu figur yang memegang posisi Menteri Sosial melintasi dua pemerintahan berbeda.

Jejak Politik Bachtiar Chamsyah

Sebelum masuk ke pemerintahan, Bachtiar telah melewati perjalanan panjang di dunia politik dan parlemen.

Selain pernah menjadi anggota DPRD Sumatera Utara, ia kemudian menjalani karier di DPR RI dan menduduki sejumlah posisi di lingkungan Fraksi PPP.

Riwayat tersebut membuat Bachtiar tidak hanya dikenal sebagai mantan menteri, tetapi juga sebagai politikus senior yang telah melewati berbagai fase politik nasional.

Laporan mengenai perjalanan kariernya juga mencatat keterlibatannya dalam dinamika politik parlemen pada era Reformasi.

Meninggalkan Jejak bagi Masyarakat Minangkabau

Bagi masyarakat Minangkabau, wafatnya Bachtiar Chamsyah menjadi kehilangan seorang tokoh yang pernah membawa latar belakang daerah ke panggung pemerintahan nasional.

Perjalanan hidupnya menghubungkan sejumlah wilayah - lahir di Aceh, menempuh pendidikan di Sumatera Barat, membangun aktivitas organisasi di Medan, kemudian berkiprah di parlemen hingga dipercaya menjadi Menteri Sosial.

Kabar wafatnya Bachtiar pun mendapat perhatian dari keluarga, kolega politik, organisasi, serta masyarakat yang mengenal kiprahnya.

Fauzi Bahar menyampaikan permohonan maaf atas nama keluarga atas segala kesalahan dan kekhilafan Bachtiar selama hidup.

"Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujar Fauzi.

Bachtiar Chamsyah kini telah berpulang. Namun, perjalanan panjangnya dari lingkungan organisasi di Medan, parlemen, hingga kursi Menteri Sosial menjadi bagian dari catatan perjalanan politik Indonesia.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait