Kamis, 24 September 2026

Erick Thohir Minta Waktu Tempuh Kereta Api Bandara Dipersingkat

Muchlis - Rabu, 01 Januari 2025 21:30 WIB
Erick Thohir Minta Waktu Tempuh Kereta Api Bandara Dipersingkat
Erick Thohir
TOPIKSERU.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta waktu tempuh kereta api bandara dapat dipersingkat agar menjadi pilihan utama transportasi publik. Erick Thohir menyampaikan hal tersebut saat menjajal kereta api bandara dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Stasiun BNI City, Jakarta, Rabu (1/1). Dia meminta agar waktu tempuh 50 menit bisa dipersingkat demi efesiensi. "Kami sedang berhitung apakah waktu tempuh bisa dipersingkat menjadi 40 menit atau bahkan 35 menit. Konektivitas antara bandara dan pusat kota harus benar-benar terintegrasi, agar layanan ini menjadi pilihan utama masyarakat," kata Erick. Dia mengatakan rencana tersebut dapat terealisasi dalam enam bulan ke depan. Menurutnya, integrasi transportasi publik menjadi komitmen pemerintah dalam meninkatkan kualitas dan efesiensi serta kenyamanan penumpang. "Saya rasa enam bulan cukup untuk merealisasikan rencana ini. Nanti, enam bulan lagi akan kita evaluasi dan tagih progresnya," ujar menteri yang juga Ketua Umum PSSI ini. Erick mendorong PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Holding BUMN aviasi dan pariwisata, InJourney, untuk bersinergi dalam meningkatkan pelayanan kereta bandara sebagai moda transportasi yang efektif dan efisien menuju pusat Kota Jakarta. "Tadi ada kesepakatan antara KAI dan InJourney Airports untuk memaksimalkan konektivitas dari Terminal Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui kereta bandara. Harapannya, layanan ini bisa melayani 10 juta penumpang per tahun, atau sekitar 20 persen dari total penumpang bandara yang mencapai 56 juta per tahun," kata Erick. Erick menyampaikan layanan kereta bandara saat ini baru melayani sekitar 1,5 juta penumpang per tahun. Erick berharap solusi tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas penumpang pesawat tetapi juga membantu mengurangi kemacetan lalu lintas di area sekitar bandara dan jalan tol. Menurut Erick, peningkatan kapasitas dapat membawa dampak yang besar. Selain memberikan kenyamanan bagi penumpang, beban trafik di sekitar bandara dan jalan tol yang selama ini sering macet total juga dinilai bisa berkurang.
Sumber
:
Berita Terkait
Sinergi BUMN Dorong Ekonomi & Sosial Banda Neira Lewat TJSL Berkelanjutan
BRT Mebidang Gratis hingga Desember 2026, Ada 30 Bus Listrik dan 121 Halte
KAI Sumut Gandeng Kejari Asahan Perkuat Tata Kelola Hukum, Operasional Kereta Api Makin Akuntabel
PELNI Gandeng KPK Perkuat Antikorupsi dan Whistleblowing System, Tegaskan Komitmen Good Corporate Governance
PELNI Raih Anugerah ESG 2026 Berkat Program Upcycle Life Jacket, Dorong Industri Maritim Berkelanjutan
JPU Tuntut Tiga Terdakwa Korupsi Tugboat Pelindo Belawan Hingga 15 Tahun Penjara, Kerugian Negara Capai Rp 92 Miliar