Jumat, 25 September 2026

Pemerintah Evaluasi PSN Era Jokowi, Menko AHY: Memastikan Apakah On The Track

Muchlis - Sabtu, 01 Februari 2025 14:05 WIB
Pemerintah Evaluasi PSN Era Jokowi, Menko AHY: Memastikan Apakah On The Track
Evaluasi PSN
TOPIKSERU.COM - Pemerintah melakukan evaluasi terhadap ratusan Proyek Strategis Nasional (PSN) sejak era pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi. Evaluasi tersebut sesuai perintah Presiden RI Prabowo Subianto. Menteri Koordinator Bidan Infrastruktur dan Pembanguna Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan evaluasi tersebut guna memastikan kemajuan dan apakah masih sesuai dengan tujuan awal. "Bapak Presiden berharap kami review dengan baik, kami evaluasi dengan baik bersama-sama, apakah sudah on the track, apakah sudah sesuai dengan tujuan awal dan progresnya baik atau ada hal-hal yang perlu dievaluasi, perlu dilakukan penyesuaian-penyesuaian," kata Menko AHY di Jakarta, Jumat (31/1). AHY mengatakan Presiden telah menginstruksikan jajaran kabinet untuk meninjau kembali perkembangan lebih dari 280 PSN yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir. "Tidak hanya (evaluasi) terkait dengan infrastruktur, karena ini berkaitan dengan ekonomi, (tetapi) berkaitan dengan berbagai elemen mengapa sebuah proyek dikatakan sebagai PSN," ujar AHY. Ketua Umum Partai Demokrat ini mengatakan evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan tantangan anggaran fiskal yang dihadapi pemerintah dalam menjalankan pembangunan PSN. Oleh sebab itu, dari evaluasi ini penting pemerintah untuk menentukan prioritas proyek serta mencari sumber pendanaan alternatif yang kredibel dan inovatif. "Semangat untuk pembangunan yang tepat sasaran ini juga konsekuensinya pada penentuan prioritas dihadapkan pada keterbatasan anggaran, tetapi ini juga menjadi pelecut bagi kami untuk mencari sumber-sumber pendanaan pembangunan infrastruktur yang juga kredibel dan yang kreatif, yang inovatif," kata Agus. Agus Harimurti menyebut pembangunan tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saja, melainkan bisa mencari sumber-sumber investasi lainnya. "Investasi datang dari dalam dan luar negeri yang sekali lagi bisa membantu pemerintah melalui skema-skema yang baik, kerja sama yang baik agar bisa melanjutkan pembangunan infrastruktur," ujarnya. Dia berharap pembangunan infrastruktur yang dikerjakan pemerintah pada akhirnya mampu memberikan dampak langsung pada pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Sumber
:
Berita Terkait
BRT Mebidang Gunakan Armada Bus Listrik Tiongkok
Media Internasional Sorot Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana  
Harta Kekayaan Prabowo Naik Total Rp 2,06 Triliun Dalam LHKPN 2025  
Hari Ini, 492 SPPG di Sumatra Ditutup karena Tak Miliki SLHS
Alasan Banjir dan Longsor di Sumatera Tak Ditetapkan sebagai Bencana Nasional, Prabowo: Kita Mampu Hadapi Tanpa Status Itu
Kerja Keras Pemerintah Prabowo dalam Penanggulangan Bencana di Pulau Sumatera Tak Kenal Hari Libur