Kamis, 01 Oktober 2026

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Tongkat Komando Polri Beralih dari Listyo Sigit

Muchlis - Kamis, 01 Oktober 2026 11:35 WIB
DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Tongkat Komando Polri Beralih dari Listyo Sigit
Foto: Antara
DPR RI menyetujui Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Rapat Paripurna ke-8 DPR, Kamis (1/10/2026).

Topikseru.com, Jakarta -Pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memasuki tahap penting setelah DPR RI menyetujui Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Persetujuan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna ke-8 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta persetujuan anggota dewan setelah mendengarkan laporan Komisi III DPR RI terkait proses pemberhentian dan pengangkatan Kapolri.

Baca Juga:

"Selanjutnya, kami meminta persetujuan pengangkatan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, apakah dapat disetujui?" kata Puan.

Pertanyaan tersebut kemudian dijawab dengan persetujuan anggota DPR yang hadir dan dilanjutkan ketukan palu.

Komisi III Lebih Dulu Menyetujui Suyudi

Sebelum keputusan dibawa ke rapat paripurna, Komisi III DPR RI telah menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap Suyudi.

Uji kelayakan berlangsung pada Kamis pagi setelah DPR menerima surat dari Presiden Prabowo Subianto tertanggal 30 September 2026 mengenai usulan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri.

Dalam proses tersebut, Komisi III menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri secara aklamasi. Keputusan itu kemudian dilaporkan kepada rapat paripurna DPR untuk mendapatkan persetujuan lembaga.

Dengan keputusan tersebut, proses pergantian Kapolri Listyo Sigit Prabowo ke Suyudi Ario Seto telah memperoleh persetujuan DPR.

Suyudi Bawa Visi "Polri Bersama Masyarakat"

Dalam uji kelayakan dan kepatutan, Suyudi menyampaikan visi yang akan menjadi arah kepemimpinannya di tubuh Polri.

Visi tersebut adalah "Polri Bersama Masyarakat".

Suyudi sebelumnya dikenal sebagai perwira tinggi Polri yang memiliki pengalaman di sejumlah posisi strategis. Sebelum diajukan sebagai calon Kapolri, ia menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dia dilantik sebagai Kepala BNN pada Agustus 2025. Sebelumnya, Suyudi pernah menjabat sebagai Kapolda Banten dan menempati sejumlah posisi di lingkungan kepolisian, termasuk di Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri.

Surat Presiden Jadi Awal Proses Pergantian

Proses pergantian Kapolri berlangsung relatif singkat setelah DPR menerima surat dari Presiden.

Surat Presiden tersebut diterima pimpinan DPR pada 30 September 2026. Surat itu berisi usulan pemberhentian dari jabatan Kapolri sekaligus pengangkatan Kapolri baru.

Setelah menerima surat tersebut, Badan Musyawarah DPR menugaskan Komisi III untuk melaksanakan uji kelayakan terhadap Suyudi.

Komisi III kemudian menggelar fit and proper test pada Kamis pagi. Setelah memperoleh persetujuan secara aklamasi, hasilnya dibawa ke Rapat Paripurna DPR.

Listyo Sigit Disetujui Berhenti dengan Hormat

Selain menyetujui pengangkatan Suyudi, Rapat Paripurna DPR juga menyetujui laporan Komisi III mengenai usul pemberhentian dengan hormat Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri.

Dengan demikian, dua agenda utama dalam proses pergantian pimpinan Polri tersebut mendapatkan persetujuan dalam rapat yang sama.

Peralihan kepemimpinan ini menandai berakhirnya masa jabatan Listyo Sigit dan dimulainya tahapan baru menuju kepemimpinan Suyudi Ario Seto di tubuh Polri.

Menunggu Tahap Pelantikan

Persetujuan DPR menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pengangkatan Kapolri.

Setelah persetujuan parlemen diberikan, tahapan berikutnya adalah pelantikan Suyudi Ario Seto oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan bahwa pelantikan Suyudi dijadwalkan berlangsung pada Kamis siang di Istana Kepresidenan.

Dengan demikian, perhatian berikutnya akan tertuju pada proses resmi pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri serta agenda yang akan dibawanya setelah memimpin institusi kepolisian.

Pergantian tersebut sekaligus membuat visi "Polri Bersama Masyarakat" yang disampaikan Suyudi dalam uji kelayakan menjadi salah satu pijakan awal dalam melihat arah kepemimpinan baru Polri.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
Bukan Kali Pertama, Ini 4 Kapolri yang Dipilih Saat Bertugas di Luar Polri
Rekam Jejak Konjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo
Harta Kekayaan Suyudi Ario Seto Tembus Rp 5,8 Miliar, Aset Terbesar Berupa Tanah dan Bangunan
Hari Ini Listyo Sigit Prabowo Sudah 5 Tahun, 8 Bulan, 4 Hari jadi Kapolri
Suyudi Ario Seto Segera Dilantik Jadi Kapolri, DPR Kirim Persetujuan ke Prabowo
Kala Listyo Sigit Prabowo dengan Gibran Sebelum Dicopot