Jumat, 25 September 2026

KAI Sumut Sidak Narkoba Petugas Operasional, 68 Pegawai Dinyatakan Negatif

Muchlis - Senin, 18 Mei 2026 20:36 WIB
KAI Sumut Sidak Narkoba Petugas Operasional, 68 Pegawai Dinyatakan Negatif
KAI Sumut
Topikseru.com, Medan - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Sumut) memperketat pengawasan internal demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Salah satu langkah yang dilakukan yakni inspeksi mendadak (sidak) pencegahan penyalahgunaan narkoba terhadap petugas operasional pada Senin (18/5/2026). Langkah ini dilakukan di tengah tingginya mobilitas penumpang kereta api di Sumatera Utara dalam beberapa bulan terakhir. Pemeriksaan digelar secara serentak di enam stasiun utama, yakni Medan, Tebing Tinggi, Kisaran, Siantar, Rantauprapat, dan Belawan. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara acak menggunakan rapid test urine enam parameter terhadap petugas yang terlibat langsung dalam operasional perjalanan kereta api. "Dari total 68 petugas yang diperiksa, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba," ujar Anwar dalam keterangannya.

Masinis hingga Petugas Pengamanan Diperiksa

Dalam sidak tersebut, KAI turut memeriksa 15 Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) yang terdiri dari masinis dan asisten masinis. Selain itu, pemeriksaan juga menyasar berbagai unsur penting lainnya. Mulai dari petugas langsir, teknisi perawatan sarana dan prasarana, Polsuska, petugas keamanan, tenaga kesehatan, hingga petugas kebersihan ikut menjalani tes urine mendadak. Menurut Anwar, pemeriksaan berkala seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga standar keselamatan operasional kereta api. "Melalui pemeriksaan acak dan rutin, KAI memastikan seluruh petugas berada dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas secara optimal," katanya.

KAI Perkuat Lingkungan Kerja Bebas Narkoba

KAI Divre I Sumatera Utara menilai keselamatan perjalanan tidak hanya ditentukan oleh kondisi sarana dan prasarana, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang menjalankan operasional di lapangan. Karena itu, perusahaan terus memperkuat pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja. Selain menjaga keselamatan penumpang, langkah ini juga disebut sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja profesional dan bebas narkoba di sektor transportasi publik. "Kami ingin menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pelanggan," tambah Anwar.

Pengawasan Akan Dilakukan Secara Berkala

KAI memastikan sidak serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan di wilayah operasional Sumatera Utara. Pengawasan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api. Dengan meningkatnya jumlah pengguna kereta api di Sumut, KAI menegaskan seluruh proses operasional harus berjalan sesuai standar keselamatan nasional.
Sumber
:
Berita Terkait
Anggota KKB Diduga Terlibat Penembakan ASN di Yahukimo Ditangkap, 3 Amunisi Disita
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
Polrestabes Medan Buru Pemasok Vape Narkoba Jaringan DJ Kamboja
Bulog Sumut Terima 4.434 Ton Beras dari Jawa Timur
PUD Pasar Kota Medan Bidik Pasar Petisah Jadi Ikon Kuliner Kota Medan
Puting Beliung Terjang Tarutung, Enam Rumah Warga Rusak