Jumat, 25 September 2026

971 Ribu Penumpang Gunakan KA Bersubsidi di Sumut Semester I 2026, KAI Ungkap Dampaknya

Muchlis - Senin, 27 Juli 2026 18:53 WIB
971 Ribu Penumpang Gunakan KA Bersubsidi di Sumut Semester I 2026, KAI Ungkap Dampaknya
KA Bersubsidi Sumut 2026
Topikseru.com, Medan - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat layanan kereta api bersubsidi melalui skema Public Service Obligation (PSO) masih menjadi tulang punggung transportasi masyarakat. Sepanjang Semester I 2026, sebanyak 971.482 pelanggan memanfaatkan layanan tersebut. Jumlah itu mencakup sekitar 70 persen dari total pengguna kereta api di Sumatera Utara yang mencapai 1.391.120 penumpang selama periode Januari hingga Juni 2026. Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi yang menawarkan tarif terjangkau dengan jangkauan layanan yang luas. Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan keberadaan kereta api bersubsidi tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi berbagai daerah. "Kehadiran tarif tiket perjalanan kereta api yang terjangkau melalui layanan KA PSO mendorong meningkatnya mobilitas masyarakat. Kondisi ini turut mendukung pemerataan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Sumatera Utara," ujar Anwar.

Tren Pengguna KA PSO Terus Meningkat

Kinerja layanan PSO di Sumatera Utara memperlihatkan pertumbuhan yang konsisten dalam tiga tahun terakhir. Pada Semester I 2024, jumlah pelanggan kereta api bersubsidi tercatat 899.227 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 5 persen menjadi 940.906 pelanggan pada Semester I 2025. Memasuki Semester I 2026, jumlah pengguna kembali bertambah menjadi 971.482 pelanggan, atau naik sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api sebagai pilihan utama untuk perjalanan antarkota di Sumatera Utara.

Tarif Terjangkau dan Banyak Pemberhentian Jadi Daya Tarik

Menurut Anwar, salah satu keunggulan layanan kereta api PSO bukan hanya terletak pada harga tiket yang ekonomis, tetapi juga pada banyaknya stasiun pemberhentian yang dilayani. Dengan cakupan stasiun yang lebih luas, masyarakat di berbagai daerah memiliki akses transportasi yang lebih mudah tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi. "Kelebihan KA PSO adalah berhenti di banyak stasiun sehingga semakin banyak wilayah yang terhubung dan semakin luas masyarakat yang bisa menikmati layanan transportasi kereta api," jelasnya.

Tiga Layanan PSO Andalan di Sumatera Utara

Saat ini, KAI Divre I Sumatera Utara mengoperasikan tiga layanan kereta api bersubsidi yang menghubungkan sejumlah kota strategis di provinsi tersebut, yakni:
  • KA Putri Deli relasi Medan - Tanjungbalai (PP) dengan tarif mulai Rp 24.000.
  • KA Siantar Ekspres relasi Medan - Siantar (PP) dengan tarif Rp 22.000.
  • KA Datuk Blambangan relasi Tebing Tinggi - Lalang (PP) dengan tarif hanya Rp 5.000.
Ketiga layanan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas antardaerah sekaligus memberikan akses transportasi massal yang terjangkau bagi masyarakat.

Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan Pengurangan Emisi Karbon

KAI menilai subsidi pemerintah pada sektor perkeretaapian memberikan manfaat yang lebih luas dibanding sekadar menekan biaya perjalanan masyarakat. Selain membantu efisiensi pengeluaran warga, layanan kereta api bersubsidi juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan mobilitas tenaga kerja, aktivitas perdagangan, hingga sektor pariwisata. Di sisi lain, penggunaan kereta api juga dinilai mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon karena menjadi salah satu moda transportasi massal yang lebih ramah lingkungan dibanding kendaraan pribadi. Karena itu, KAI mengajak masyarakat Sumatera Utara untuk terus memanfaatkan kereta api sebagai pilihan utama dalam beraktivitas sehari-hari, baik untuk perjalanan kerja, pendidikan, maupun kebutuhan lainnya.
Sumber
:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
Polrestabes Medan Buru Pemasok Vape Narkoba Jaringan DJ Kamboja
PUD Pasar Kota Medan Bidik Pasar Petisah Jadi Ikon Kuliner Kota Medan
Analis Pasar: IHSG Masih Rawan Koreksi dengan Support di 6.370 dan Resistance 6.406
IHSG Dibuka Melemah 23,43 Poin, Hanya 4 Indeks Sektoral yang Selamat ke Zona Hijau
PSMS Medan Menggila di Kandang, Persiku Kudus Dihantam 6-0