Kamis, 24 September 2026

Petani di Sidempuan Nyaris Diterkam Harimau Sumatera: Aumannya Seperti Diloudspeakerkan di Telinga Saya

Muchlis - Sabtu, 31 Mei 2025 20:05 WIB
Petani di Sidempuan Nyaris Diterkam Harimau Sumatera: Aumannya Seperti Diloudspeakerkan di Telinga Saya
anak harimau sumatera tewas
Topikseru.com - Seorang petani di Kota Padang Sidempuan, Sumatra Utara, mengaku nyaris menjadi korban serangan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) saat sedang menyadap karet bersama anaknya. Insiden ini terjadi pada Jumat (30/5), sekitar pukul 14.20 WIB, di kawasan Kebun Karet Desa Pudun Jae, Kecamatan Padang Sidempuan. Petani bernama Holid Hasibuan (38) itu mengisahkan perjumpaan mendebarkannya dengan satwa dilindungi tersebut. Holid yang membawa serta anaknya yang berusia 11 tahun, berjalan kaki selama dua jam menuju kebun karet milik keluarga. "Sebelum melihat harimau, ada anak anjing yang tiba-tiba menempel di kaki saya seperti manja. Tapi saya abaikan,” ujar Holid saat diwawancarai oleh wartawan pada Jumat sore. Auman Kuat dan Sosok Besar dari Balik Semak Setelah menyadap sekitar sepuluh pohon karet, Holid tiba-tiba dikejutkan oleh penampakan harimau dari arah semak-semak. Jaraknya hanya sekitar lima meter dari tempat ia berdiri. "Saya lihat dari belakang badannya besar sekali. Lalu ia mengaum, suaranya sangat kuat seperti diloudspeakerkan di telinga saya. Saya gemetar dan langsung jeritkan anak saya untuk lari," tutur Holid dengan nada masih syok. Kepanikan membuat Holid dan anaknya lari menerobos semak-semak tanpa sempat mengambil kembali tas dan sandal yang tertinggal di lokasi kejadian. Warga Juga Dengar Auman Pagi Hari Kepala Dusun Padun Jae, Rizki Ibrahim Siregar, membenarkan bahwa auman harimau juga terdengar oleh warga setempat sekitar pukul 09.00 WIB di hari yang sama. Sejumlah warga melaporkan suara auman yang cukup keras kepada aparat dusun. "Tadi juga warga melapor mendengar auman harimau yang keras pada pagi hari," kata Rizki saat dihubungi secara terpisah. Merespons situasi ini, pihak dusun telah mengimbau warga untuk tidak pergi ke kebun sementara waktu. Hal ini demi menjaga keselamatan dan menghindari kemungkinan kontak langsung dengan satwa buas tersebut. Warga Minta Harimau Dievakuasi Kekhawatiran warga tidak hanya soal keselamatan, tetapi juga risiko Harimau Sumatera terkena jebakan babi yang kerap dipasang di sekitar kawasan hutan untuk menangkap hewan liar lainnya. "Warga berharap harimau itu bisa segera diamankan. Selain membahayakan petani, harimau itu juga bisa celaka karena banyak jebakan babi di sana," tambah Rizki. Hingga kini, pihak berwenang seperti Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini. Warga berharap ada tindakan cepat untuk mengamankan Harimau Sumatera itu, sekaligus menjamin keamanan masyarakat sekitar.
Sumber
:
Berita Terkait
Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Perairan Sumut, Ini Wilayahnya
ASN BPN Nias Ditemukan Meninggal Dunia di Area Skyview Setia Budi Apartment
Polres Simalungun Bongkar Perdagangan 30 Kg Sisik Trenggiling dan Kulit Beruang Madu
Jual 13 Kg Sisik Trenggiling, Warga Sumut Divonis 2 Tahun Penjara oleh PN Medan
Prabowo Beri 34 Sapi Kurban Iduladha untuk Sumatera Utara
Andar Amin Harahap Nahkodai IKA SMAN 2 Padang Sidempuan, Terpilih di Munas Jakarta