Senin, 09 November 2026

Misbakhun Puji Rahmaddian Shah Pimpin SOKSI Sumut: Momentum Regenerasi yang Lebih Energik

Muchlis - Minggu, 08 November 2026 23:18 WIB
Misbakhun Puji Rahmaddian Shah Pimpin SOKSI Sumut: Momentum Regenerasi yang Lebih Energik
Mukhamad Misbakhun mengapresiasi Rahmaddian Shah sebagai Ketua DEPIDAR II SOKSI Sumatera Utara dalam Musda XII SOKSI Sumut.

Topikseru.com - Regenerasi kepemimpinan menjadi salah satu pekerjaan penting bagi organisasi politik untuk menghadapi perubahan zaman. Ketua Umum DEPINAS Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Mukhamad Misbakhun, menilai kehadiran Muhammad Rahmaddian Shah sebagai Ketua DEPIDAR II SOKSI Sumatera Utara (Sumut) dapat menjadi momentum memperkuat peran generasi muda dalam organisasi.

Misbakhun mengapresiasi terpilihnya Rahmaddian melalui musyawarah mufakat dan aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XII SOKSI Sumut.

Menurut dia, kepemimpinan anak muda diharapkan membawa energi baru bagi organisasi, terutama dalam mempercepat konsolidasi, memperluas kaderisasi, dan menghadirkan program yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:

Dia menilai Sumatera Utara merupakan wilayah strategis dengan keberagaman suku, budaya, serta potensi ekonomi yang besar. Karena itu, SOKSI membutuhkan kepengurusan yang mampu bergerak dinamis sekaligus menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Misbakhun Tertarik dengan Gagasan Program Rahmaddian Shah

Salah satu hal yang mendapat perhatian Misbakhun adalah arah program kerja yang disampaikan Rahmaddian setelah ditetapkan sebagai Ketua SOKSI Sumut.

Misbakhun menilai pidato tersebut tidak hanya berisi rencana jangka panjang, tetapi juga menekankan langkah konkret yang dapat segera dijalankan.

"SOKSI memberi ruang bagi anak muda. Tadi setelah mendengar pidato Ketua Depidar SOKSI Sumut adinda Rahmaddian Shah, isinya langsung kepada program bukan hanya rencana-rencana, langsung kepada aksi nyata," kata Misbakhun.

Dia berharap gagasan tersebut menjadi landasan bagi kepengurusan baru untuk membangun organisasi yang lebih produktif.

Bagi Misbakhun, regenerasi tidak cukup dilakukan dengan menempatkan figur muda dalam struktur kepengurusan. Mereka juga harus diberi ruang untuk menyampaikan gagasan, mengambil keputusan, dan memimpin pelaksanaan program.

"Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk melakukan regenerasi kepemimpinan SOKSI dengan menghadirkan generasi baru yang lebih energik. Pemikiran-pemikiran muda sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan ke depan," ujarnya.

SOKSI Sumut Diminta Perkuat Basis hingga Tingkat Bawah

Selain mendorong regenerasi, Misbakhun mengingatkan pentingnya membangun konsolidasi organisasi secara menyeluruh.

Menurut dia, kekuatan organisasi tidak cukup diukur dari aktivitas pengurus tingkat provinsi. Struktur di tingkat bawah juga harus diperkuat agar SOKSI memiliki jaringan yang solid dan mampu hadir di tengah masyarakat.

Konsolidasi tersebut sekaligus diharapkan dapat mendukung agenda politik Partai Golkar dan menjaga kekuatan partai hingga tingkat akar rumput.

Misbakhun menyebut Golkar sebagai partai besar yang memiliki pengalaman panjang dalam perjalanan politik Indonesia.

Oleh sebab itu, seluruh elemen organisasi yang berkontribusi terhadap partai perlu menjaga soliditas dan meningkatkan kerja-kerja politik.

Dia juga mengingatkan agar program yang telah disampaikan dalam Musda tidak berhenti menjadi dokumen organisasi. Pengurus baru diminta segera menyusun langkah pelaksanaan, target, serta evaluasi terhadap setiap kegiatan.

Misbakhun Ingatkan Pengurus: Jabatan Bukan untuk Dilayani

Misbakhun turut menyoroti sikap dan tanggung jawab para pengurus dalam menjalankan roda organisasi.

Dia menegaskan bahwa jabatan struktural harus dipahami sebagai amanah untuk bekerja dan melayani organisasi, bukan kesempatan untuk memperoleh pelayanan dari anggota.

"Seorang pengurus itu tugasnya mengurus, bukan minta diurus. Karena itu, yang paling penting adalah bagaimana seluruh pengurus bisa bekerja, menjalankan tanggung jawab, dan memberikan kontribusi nyata bagi organisasi," tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa keberhasilan kepengurusan baru tidak hanya ditentukan oleh susunan jabatan atau kegiatan seremonial. Ukuran utamanya adalah kemampuan menjalankan program dan memberikan hasil yang dapat dirasakan.

Dengan kepemimpinan Rahmaddian Shah, Misbakhun berharap SOKSI Sumut mampu menghadirkan regenerasi yang nyata, memperkuat struktur organisasi, serta meningkatkan kontribusi bagi masyarakat dan Partai Golkar.

Kini, tantangan kepengurusan baru adalah membuktikan bahwa energi generasi muda dapat diterjemahkan menjadi kerja organisasi yang konsisten dan berkelanjutan.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
Muhammad Rahmaddian Shah Dilantik, Targetkan 1000 Kader SOKSI Sumut dalam 5 Tahun