Kamis, 24 September 2026

BMKG Pastikan Cahaya Misterius di Langit Malang Bukan Rudal, Ini Penjelasannya

Muchlis - Minggu, 12 April 2026 20:32 WIB
BMKG Pastikan Cahaya Misterius di Langit Malang Bukan Rudal, Ini Penjelasannya
cahaya langit Malang
Topikseru.com - Warga di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, sempat dihebohkan dengan kemunculan benda bercahaya di langit pada Sabtu (11/4/2026) petang. Fenomena tersebut bahkan sempat diduga sebagai rudal karena bentuknya yang memanjang dan bergerak cepat secara horizontal. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memastikan bahwa objek tersebut bukanlah rudal. [irp posts="39086" ]

BMKG: Itu Sampah Antariksa

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang, Ricko Kardoso, menjelaskan bahwa hasil analisis awal menunjukkan benda bercahaya tersebut merupakan sampah antariksa atau bagian roket yang terbakar saat memasuki atmosfer bumi (re-entry). Menurutnya, fenomena ini lazim terjadi dan tidak berbahaya. "Objek tersebut kemungkinan besar adalah space debris atau tahap roket yang terbakar saat masuk atmosfer," ujarnya.

Fenomena "Space Jellyfish"

Ricko menambahkan, bentuk cahaya yang terlihat menyerupai ekor ubur-ubur dikenal sebagai fenomena space jellyfish. Cahaya itu muncul akibat pantulan sinar matahari pada gas buang roket di ketinggian tertentu. Fenomena ini sering dikaitkan dengan peluncuran roket tertentu, termasuk roket asal China seperti Long March CZ-3B, yang memantulkan cahaya saat langit di permukaan bumi sudah gelap. [irp posts="20812" ]

Sering Terjadi di Wilayah Khatulistiwa

BMKG juga mencatat bahwa kejadian serupa bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Sebelumnya, fenomena ini sempat terlihat di wilayah Lampung pada 4 April 2026 dan Natuna pada 9 April 2026. Wilayah Indonesia yang berada di garis khatulistiwa memang kerap menjadi lintasan orbit satelit dan jalur masuk kembali sampah antariksa ke atmosfer. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik jika melihat fenomena serupa di masa mendatang. "Fenomena ini wajar terjadi dan tidak membahayakan," kata Ricko.

Viral di Media Sosial

Peristiwa ini pertama kali ramai setelah video penampakan diunggah melalui akun Instagram @malang_kidulan. Dalam video tersebut, benda bercahaya tampak melintas di langit sekitar pukul 18.46 WIB di wilayah Malang Selatan, tepatnya di Kecamatan Kromengan. Narasi dalam unggahan menyebutkan bahwa objek tersebut bergerak cepat dan terlihat dari jarak jauh, sehingga memicu spekulasi di kalangan masyarakat.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Hujan Petir dan Gelombang 2,5 Meter Mengintai Sumut 24 September
Herdman Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup 2026, Tapi Timnas Indonesia Diminta Fokus Satu Laga
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
ESI Sumut Gelar Kejurprov Esports 2026
IHSG Terkoreksi ke 6.349, Pasar Awas RDG BI & Aturan Baru Saham Rp 1
Analis Pasar: IHSG Masih Rawan Koreksi dengan Support di 6.370 dan Resistance 6.406