Selasa, 03 November 2026

RANS Carnival Tasikmalaya Batal Sementara, Imbas Boikot Raffi Ahmad?

Muchlis - Senin, 02 November 2026 23:12 WIB
RANS Carnival Tasikmalaya Batal Sementara, Imbas Boikot Raffi Ahmad?
Ilustrasi - RANS Carnival dan Cipungland yang semula dijadwalkan berlangsung pada 14 - 15 November 2026 di Plaza Asia Tasikmalaya kini tidak lagi tercantum dalam kalender acara mal.

Topikseru.com - Rencana penyelenggaraan RANS Carnival dan Cipungland di Plaza Asia Tasikmalaya, Jawa Barat, mendadak menghilang dari kalender acara pusat perbelanjaan tersebut. Agenda yang semula dijadwalkan berlangsung pada 14 - 15 November 2026 itu kini digantikan kegiatan lain.

Perubahan ini terjadi di tengah gelombang penolakan terhadap RANS Carnival di sejumlah kalangan. Sebelumnya, sejumlah musisi dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menarik diri dari acara RANS Carnival di Stadion Maguwoharjo, Sleman, setelah seruan boikot terhadap kegiatan yang terafiliasi dengan Raffi Ahmad ramai di media sosial.

Manajer Operasional Plaza Asia Tasikmalaya, Roni Apriliansyah, membenarkan bahwa agenda RANS Carnival dan Cipungland untuk sementara dibatalkan dari kalender mal.

Baca Juga:

"Untuk sementara di tanggal 14-15 November 2026 kita sudah naikkan di kalender event akan ada acara Cipungland sama Rans Karnaval, tapi kita cancel dulu," ujar Roni, Senin (2/11/2026).

Keputusan tersebut membuat kelanjutan acara di Tasikmalaya belum memiliki kepastian. Pihak mal masih menunggu keputusan dari manajemen RANS Entertainment.

Plaza Asia Tasikmalaya Hapus Agenda RANS Carnival

Perubahan jadwal terlihat pada kalender kegiatan Plaza Asia Tasikmalaya. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam data, akun Instagram resmi pusat perbelanjaan itu kini hanya mencantumkan agenda senam Zumba pada 15 November 2026.

Roni menjelaskan, pihak Plaza Asia telah menjalin komunikasi dengan manajemen RANS Entertainment. Namun, pembicaraan tersebut belum menghasilkan keputusan final mengenai penyelenggaraan acara.

"Sudah kita dengan manajemen Rans, cuma dari pihak Rans belum memutuskan juga, jadi kita tetap komunikasi dengan baik, cuma 14-15 November kita cancel," kata Roni.

Dengan demikian, pembatalan yang dilakukan Plaza Asia saat ini berkaitan dengan pencantuman agenda pada 14 - 15 November. Belum ada kepastian apakah RANS Carnival dan Cipungland akan dipindahkan ke tanggal lain atau benar-benar tidak diselenggarakan di Tasikmalaya.

Gelombang Penolakan RANS Carnival Sudah Terjadi di Yogyakarta

Sebelum agenda Tasikmalaya dihapus, RANS Carnival di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 lebih dahulu menghadapi gelombang pengunduran diri peserta.

Sejumlah musisi, termasuk Tipe-X, Guyon Waton, Masdddho, dan OM Wawes, mengumumkan tidak melanjutkan keterlibatan mereka dalam acara tersebut.

Penarikan keikutsertaan juga terjadi di kalangan pelaku UMKM. Sejumlah peserta yang sebelumnya direncanakan membuka stan memilih mundur di tengah meningkatnya seruan boikot di media sosial.

Situasi tersebut memperlihatkan bahwa polemik yang awalnya berkembang di ruang digital mulai bersinggungan dengan pelaksanaan acara hiburan dan partisipasi pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

Meski demikian, belum ada keterangan yang memastikan bahwa perubahan agenda di Plaza Asia Tasikmalaya merupakan akibat langsung dari gelombang penolakan di Yogyakarta.

Kontroversi Deklarasi Sumpah Pemuda Picu Seruan Boikot

Seruan boikot terhadap kegiatan yang berkaitan dengan RANS menguat setelah Raffi Ahmad menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, pada Kamis (29/10/2026).

Acara tersebut menuai kritik setelah sejumlah perguruan tinggi membantah mengirimkan delegasi. Persoalan kemudian berkembang menjadi dugaan penggunaan identitas dan almamater mahasiswa tanpa izin, serta kehadiran peserta yang disebut tidak mewakili kampus masing-masing.

Raffi Ahmad, yang juga menjabat Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, telah menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf atas kegaduhan yang muncul.

Dia menjelaskan kehadirannya dalam kegiatan tersebut sebagai tamu undangan dan menyatakan akan lebih berhati-hati dalam menerima undangan kegiatan serupa.

Di sisi lain, Polda Metro Jaya menyatakan bahwa kepolisian merupakan pihak penyelenggara deklarasi tersebut. Kepolisian juga menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang berkembang.

Kontroversi inilah yang kemudian menjadi latar munculnya seruan boikot terhadap acara yang terafiliasi dengan Raffi Ahmad.

Nasib RANS Carnival di Tasikmalaya Masih Menunggu Keputusan

Hilangnya agenda RANS Carnival dan Cipungland dari kalender Plaza Asia menjadi perkembangan terbaru dari rangkaian polemik yang menyertai acara tersebut.

Bagi penyelenggara, kepastian jadwal menjadi hal penting karena pelaksanaan sebuah festival melibatkan koordinasi dengan pengelola lokasi, pengisi acara, peserta UMKM, serta pihak pendukung lainnya.

Namun, hingga Senin (2/11/2026), Plaza Asia Tasikmalaya belum menerima keputusan final dari manajemen RANS Entertainment mengenai kelanjutan acara.

Belum diketahui apakah RANS Carnival dan Cipungland akan dijadwalkan ulang atau dibatalkan sepenuhnya di Tasikmalaya.

Perkembangan berikutnya akan bergantung pada komunikasi antara pengelola Plaza Asia dan pihak RANS Entertainment. Untuk sementara, jadwal 14 - 15 November 2026 dipastikan tidak lagi tercantum sebagai agenda kedua acara tersebut di kalender mal.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
Amy Qanita Pasang Badan untuk Raffi Ahmad, Doa Sang Ibu Jadi Sorotan di Tengah Hujatan
Polisi Bantah Isu Pengerahan Massa dan Uang Rp50.000 untuk Ramaikan RANS Carnival Jogja
Belasan UMKM Mundur dari RANS Carnival Jogja, Ada yang Telanjur Siapkan 2.000 Donat
Siapa Dalang di Balik Deklarasi Sumpah Pemuda yang Dihadiri Raffi Ahmad? Peserta Akui Dibayar
Raffi Ahmad Dihantam Cancel Culture, RANS Carnival Jogja Terancam Sepi Usai Musisi dan UMKM Mundur
Raffi Ahmad Klarifikasi Deklarasi Sumpah Pemuda, Bantah Terlibat Atur Acara