Jumat, 25 September 2026

Menlu G7 Larang Iran Miliki Senjata Nuklir, Pezeshkian: Kami Setuju Bila Israel Patuh

Muchlis - Jumat, 27 Juni 2025 01:34 WIB
Menlu G7 Larang Iran Miliki Senjata Nuklir, Pezeshkian: Kami Setuju Bila Israel Patuh
Iran
Topikseru.com - Dalam pertemuan di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Den Haag, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio dan para menlu negara-negara G7 menyepakati Iran tidak boleh mengembangkan atau memperoleh senjata nuklir. Pernyataan itu disampaikan juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tammy Bruce, Rabu (25/6), tak lama setelah pembahasan intensif antara Rubio dan para menlu G7. "Mereka sepakat Iran tidak akan pernah mengembangkan atau memperoleh senjata nuklir, dan meninjau langkah selanjutnya untuk mempromosikan perdamaian yang langgeng antara Israel dan Iran," ujar Bruce. Selain isu nuklir Iran, para diplomat senior itu juga membahas tantangan global yang tengah mencuat, termasuk ketegangan di Selat Taiwan dan Laut China Selatan.

Iran Desak Zona Bebas Nuklir di Timur Tengah

Menanggapi eskalasi dan desakan internasional, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan komitmen negaranya terhadap kawasan bebas senjata nuklir dan senjata pemusnah massal di Timur Tengah. Namun, ia menegaskan hal itu hanya akan berlaku jika Israel juga mematuhi prinsip yang sama. "Kami setuju menciptakan kawasan yang bebas dari senjata nuklir dan senjata pemusnah massal, tentu saja, dengan syarat bahwa kawasan itu juga mencakup Israel,” kata Pezeshkian dalam percakapan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi.

Eskalasi 12 Hari dan Gencatan Senjata

Ketegangan meningkat sejak 13 Juni lalu, saat Israel melancarkan serangan ke fasilitas nuklir Iran dengan tuduhan program militer rahasia. Iran kemudian membalas serangan itu dengan meluncurkan rudal ke berbagai pangkalan militer Israel. Pada 22 Juni, Amerika Serikat turut menyerang tiga fasilitas nuklir utama Iran di Natanz, Fordow, dan Isfahan. Iran membalas pada 23 Juni dengan menyerang Pangkalan Udara Al Udeid milik AS di Qatar. Namun, hanya satu hari setelah itu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Iran telah menyetujui gencatan senjata. "Gencatan senjata antara Israel dan Iran mulai berlaku pada Selasa (24/6), dan saya menyerukan kepada kedua pihak untuk mematuhinya," kata Trump dalam konferensi pers di Washington. Di luar Timur Tengah, G7 juga mencermati ketegangan lain yang mengancam stabilitas kawasan, terutama di Selat Taiwan dan Laut China Selatan. Para menlu menegaskan komitmen kolektif untuk menjaga Indo-Pasifik tetap "bebas dan terbuka", menyiratkan peningkatan kerja sama untuk menghalau pengaruh militer Tiongkok di wilayah tersebut.
Sumber
:
Berita Terkait
Damai Mendrofa Raih DAAI Inspirations Award 2026: Jurnalis yang Ubah Sampah Jadi Gerakan Ekonomi Sirkular di Tapanuli Tengah
Nilai tukar rupiah dibuka Naik Tipis 0,01% di Level Rp 17.652 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Melemah 0,18% di level Rp17.738 Per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Memecahkan Rekor Pelemahan Baru Sepanjang Sejarah
Permintaan Emas Batangan dan Koin Naik 474 Ton pada Kuartal I-2026
Daftar HP Xiaomi Terbaru Mei 2026: Dari Redmi Baterai Jumbo hingga Xiaomi 17 Ultra Kamera 200MP