Sabtu, 26 September 2026

Houthi Klaim Serangan Rudal Hipersonik Palestina-2 ke Tel Aviv, Israel Sebut Berhasil Cegat

Muchlis - Sabtu, 13 September 2025 18:40 WIB
Houthi Klaim Serangan Rudal Hipersonik Palestina-2 ke Tel Aviv, Israel Sebut Berhasil Cegat
perang Iran AS Israel
Topikseru.com - Gerakan Ansar Allah Yaman atau Houthi mengklaim telah meluncurkan rudal hipersonik balistik tipe Palestina-2 ke wilayah Tel Aviv, Israel. Serangan itu, menurut juru bicara militer Houthi Yahya Saria, diarahkan ke sejumlah titik sensitif di kawasan Jaffa, Sabtu (13/9/2025). "Satuan angkatan rudal meluncurkan rudal hipersonik balistik tipe Palestina-2 dengan beberapa hulu ledak. Sejumlah titik sensitif di wilayah Jaffa menjadi sasarannya. Operasi ini telah mencapai tujuannya dan membuat satu juta warga Zionis serentak mengungsi di tempat perlindungan," ujar Saria dikutip media Al-Masirah.

Israel Klaim Berhasil Cegat Rudal

Meski demikian, militer Israel mengumumkan berhasil mencegat sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman sebelum menghantam Tel Aviv. Pernyataan kedua belah pihak belum dapat diverifikasi secara independen, namun insiden ini menunjukkan eskalasi baru dalam konflik Yaman-Israel yang terhubung dengan perang Gaza.

Dukungan Houthi untuk Palestina

Sejak akhir 2023, Houthi, yang menguasai wilayah Yaman utara dan pesisir Laut Merah, secara terbuka menyatakan dukungan penuh kepada perjuangan Palestina. Mereka telah meluncurkan ratusan rudal balistik dan drone ke Israel sejak pecahnya agresi besar-besaran Israel ke Gaza pada Oktober 2023. Sebagai balasan, Israel melancarkan beberapa kali serangan udara ke wilayah Yaman yang dikuasai Houthi.

Konteks Perang Gaza

Serangan Houthi ini tidak bisa dilepaskan dari konteks konflik yang meletus pada 7 Oktober 2023, ketika Hamas meluncurkan serangan roket besar-besaran dari Gaza dan menyandera lebih dari 200 warga Israel. Menurut otoritas Zionis, sekitar 1.200 orang tewas di Israel akibat serangan itu. Israel kemudian melancarkan serangan balasan skala besar ke Gaza, termasuk blokade total dan serangan ke infrastruktur sipil. Sejak itu, wilayah Timur Tengah terus dilanda ketegangan, dengan Yaman, Lebanon, dan Irak menjadi front tambahan yang ikut memanaskan konflik.

Sumber
:
Berita Terkait
Khutbah Jumat 24 Juli 2026: Palestina Terus Terluka, Masihkah Hati Kita Tertaut dengan Mereka?
Komisi PBB Tuduh Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina di Gaza
Presiden Lebanon dan Wakil Presiden AS Bahas Gencatan Senjata Israel-Hizbullah
UNICEF Sebut 265 Anak Palestina Tewas Meski Gaza Dalam Status Gencatan Senjata
Prabowo Terima Telepon Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Palestina
Trump Dilaporkan Bentak Netanyahu, Ketegangan AS-Israel Memanas