Minggu, 27 September 2026

Nilai Tukar Rupiah Tampil Perkasa di Level Rp17.654 per Dolar AS Terkerek BI Rate

Mhd Rabbani - Rabu, 20 Mei 2026 16:39 WIB
Nilai Tukar Rupiah Tampil Perkasa di Level Rp17.654 per Dolar AS Terkerek BI Rate
Nilai Tukar Rupiah
Topikseru.com, Jakarta - Pada penutupan perdagangan hari ini. Rabu (20/5/2026) Nilai tukar rupiah di pasar spot makin perkasa ditutup di level Rp 17.654 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat nilai tukar rupiah menguat 0,29% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 17.706 per dolar AS. Alhasil, nilai tukar rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia. Penguatan rupiah terjadi seiring keputusan Bank Indonesia (BI) kerek suku bunga alias BI Rate sebesar 50 bps jadi 5,25%. Bahkan, para perdagangan intraday, rupiah sempat berada di level paling kuat di Rp 17.605 per dolar AS pada pukul 14.25%. Hingga pukul 15.00 WIB, yuan China dan ringgit Malaysia berada satu level di bawah rupiah setelah sama-sama terkerek 0,11%. Disusul, dolar Singapura yang menanjak 0,1%. Selanjutnya ada, peso Filipina yang sudah ditutup naik 0,04% serta won Korea Selatan terangkat 0,02%. Lalu, dolar Taiwan ditutup menanjak 0,016%. Kemudian, dolar Hong Kong terlihat menguat tipis 0,009%. Diikuti, yen Jepang yang terlihat bergerak tipis terhadap the greenback. Sementara itu, rupee India menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,35%. Nilai Tukar Rupiah Dibuka Melemah 0,18% di level Rp17.738 Per Dolar AS Pagi Pada awal perdagangan hari ini. Rabu (20/5/2026) nilai tukar rupiah di pasar spot kembali tertekan dan dibuka melemah di pasar spor Nilai tukar rupiah dibuka di level Rp 17.738 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah melemah 0,18% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 17.706 per dolar AS. Alhasil, rupiah menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia. Hingga pukul 09.00 WIB, mata uang di Asia bergerak bervariasi. Di mana, ringgit Malaysia berada satu level lebih baik dari rupiah setelah terkoreksi 0,09%. Selanjutnya ada dolar Taiwan yang tertekan 0,07% dan baht Thailand tergelincir 0,06%. Disusul, won Korea Selatan turun 0,04%. Kemudian dolar Hong Kong melemah tipis 0,008% terhadap the greenback di pagi ini. Sementara itu, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah terkerek 0,02%. Berikutnya, peso Filipina menanjak 0,008% dan yuan China naik 0,006%. Lalu, dolar Singapura bergerak tipis dengan kecenderungan menguat.

Sumber
:
Berita Terkait
IHSG Terkoreksi ke 6.349, Pasar Awas RDG BI & Aturan Baru Saham Rp 1
Analis Pasar: IHSG Masih Rawan Koreksi dengan Support di 6.370 dan Resistance 6.406
Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Masih akan Bergerak Fluktuatif di Kisaran Rp17.840-Rp17.900 per Dolar AS
IHSG Dibuka Melemah 23,43 Poin, Hanya 4 Indeks Sektoral yang Selamat ke Zona Hijau
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,12% Terseret di Level Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini
Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah akan Bergerak dalam Rentang Rp17.600-Rp17.900 per Dolar AS