Jumat, 25 September 2026

Kejagung Tetapkan Riza Chalid Tersangka Korupsi Petral, Masuk Daftar Buron

Muchlis - Kamis, 09 April 2026 23:25 WIB
Kejagung Tetapkan Riza Chalid Tersangka Korupsi Petral, Masuk Daftar Buron
Riza Chalid tersangka korupsi Petral
Topikseru.com, Jakarta - Kejaksaan Agung Republik Indonesia menetapkan pengusaha minyak Mohammad Riza Chalid sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral) periode 2008–2015. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, menyatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan adanya peran signifikan Riza Chalid dalam proses pengadaan energi yang diduga bermasalah. [irp posts="38671" ]

Diduga Kendalikan Perusahaan Terafiliasi

Menurut Syarief, Riza Chalid berperan sebagai beneficial owner dari sejumlah perusahaan, di antaranya Gold Manor, VeritaOil, dan Global Energy Resources (GER). Melalui perusahaan-perusahaan tersebut, ia diduga mempengaruhi proses tender pengadaan minyak mentah dan produk kilang. Selain Riza, Kejagung juga menetapkan enam tersangka lain, yakni:
  • IRW, pihak swasta yang menjabat direktur perusahaan milik Riza Chalid
  • BBG, mantan Manager Niaga Direktorat Pemasaran dan Niaga PT Pertamina
  • AGS, Head of Trading Pertamina Energy Services (PES) periode 2012–2014
  • MLY, Senior Trader PES periode 2009–2015
  • NRD, Crude Trading Manager PES
  • TFK, VP Integrated Supply Chain PT Pertamina

Dugaan Manipulasi Tender

Syarief menjelaskan, praktik yang dilakukan para tersangka meliputi pengondisian tender hingga pembocoran informasi harga perkiraan sendiri (HPS). Hal ini diduga menyebabkan proses pengadaan menjadi tidak kompetitif. "Komunikasi tersebut berupa pengondisian tender, termasuk informasi nilai HPS, sehingga terjadi mark up atau kemahalan harga," ujar Syarief di Gedung Jampidsus Kejagung, Kamis (9/4/2026). Akibat praktik tersebut, pengadaan minyak mentah dan produk kilang diduga menimbulkan kerugian bagi PT Pertamina (Persero). [irp posts="36275" ]

Penahanan dan Status Buron

Usai penetapan tersangka, penyidik menahan lima orang tersangka di rumah tahanan negara selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan. Sementara itu, tersangka BBG tidak ditahan di rutan, melainkan menjalani tahanan kota berdasarkan pertimbangan kondisi kesehatan. Adapun Riza Chalid hingga kini belum ditahan dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). "Terhadap salah satu tersangka yaitu MRC, ini memang sudah menjadi DPO bagi Kejaksaan," kata Syarief.
Sumber
:
Berita Terkait
Perkuat Tanggul Rob Medan Labuhan, Pertamina Tanam 200 Mangrove di Pesisir Nelayan Indah
Kejagung Sita Rp 1 Triliun dari PT PSMI, Disiapkan untuk Ganti Kerugian Negara
Zona Bahaya Menyusut, Pertamina Sumbagut Pacu Pemulihan Ekonomi Pasca-Erupsi Sinabung
Diperiksa 7 Jam, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dicecar Dugaan Aliran Uang Tan Kian
Target Rekor MURI, Pertamina Gelar Aksi Masak Serentak 8.100 Porsi di 9 Kota
Heboh Syarat Tunjukkan STNK Beli BBM Subsidi Resmi Dibatalkan Pertamina