Kamis, 24 September 2026

Massa Bentangkan Pakaian Dalam di Kejati Sumut, Desak Oknum Jaksa di Madina Dipecat Dugaan Perselingkuhan

Agustian - Selasa, 05 Mei 2026 23:34 WIB
Massa Bentangkan Pakaian Dalam di Kejati Sumut, Desak Oknum Jaksa di Madina Dipecat Dugaan Perselingkuhan
demo Kejati Sumut di Medan, massa Aliansi Masyarakat Cerdas melakukan aksi unjuk rasa menuntut pemeriksaan oknum jaksa

Topikseru.com, Medan – Aksi demonstrasi unik sekaligus kontroversial terjadi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Selasa (5/5/2026).

Puluhan massa dari Aliansi Masyarakat Cerdas membentangkan pakaian dalam wanita sebagai simbol protes terhadap dugaan pelanggaran etik yang melibatkan seorang oknum jaksa.

Aksi berlangsung di Jalan AH Nasution, Kecamatan Medan Johor, dan sempat menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.

Massa Desak Oknum Jaksa Dicopot

Koordinator aksi, Fernanda Hutabarat, menyampaikan massa menuntut pencopotan oknum jaksa berinisial MP yang diduga memiliki hubungan pribadi tidak pantas dengan seorang perempuan berstatus calon pegawai negeri sipil (CPNS) berinisial TIU.

Dalam orasinya, Fernanda menyebut dugaan hubungan tersebut telah berlangsung cukup lama, bahkan sejak yang bersangkutan masih bertugas di wilayah Deli Serdang.

“Ini bukan sekadar persoalan pribadi, tetapi menyangkut etika dan integritas institusi penegak hukum,” ujarnya di hadapan peserta aksi.

Soroti Dugaan Pelanggaran Disiplin ASN

Selain dugaan hubungan pribadi, massa juga menyoroti langkah MP yang disebut telah mengajukan gugatan cerai terhadap istrinya.

Massa menilai proses tersebut diduga tidak melalui mekanisme yang berlaku bagi aparatur sipil negara.

Aliansi Masyarakat Cerdas mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera melakukan pemeriksaan secara transparan dan menjatuhkan sanksi tegas apabila dugaan pelanggaran terbukti.

Aksi Diwarnai Simbol Protes Tak Biasa

Dalam aksi tersebut, massa membentangkan pakaian dalam wanita sebagai bentuk simbolik protes moral terhadap dugaan perilaku oknum aparat penegak hukum.

Simbol tersebut menjadi perhatian publik dan pengguna jalan yang melintas di kawasan demonstrasi.

Ancaman Aksi Lanjutan

Salah satu peserta aksi menyatakan demonstrasi lanjutan dengan jumlah massa lebih besar akan digelar apabila tidak ada respons konkret dari pihak terkait.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara maupun pihak yang disebut dalam tuntutan aksi belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi.

Sumber
:
Berita Terkait
Khutbah Istisqa: Saat Kekeringan Melanda Saatnya Muhasabah dan Berbenah Diri
Hakim Berang Tuntutan Kasus Aluminium Inalum Molor 3 Pekan
Kajati Sumut Lantik Aspem dan Lima Kajari, Tekankan Integritas serta Loyalitas
ART di Medan Dituntut 10 Tahun Penjara Karena Buang Jasad Bayi dalam Kardus
Kejati Sumut Ajukan Anggaran Tahap II Gedung Baru, Pekerjaan Finishing Tunggu Persetujuan Kejagung
Naskah Khutbah Jumat 31 Juli 2026: Adab Bertamu dalam Islam, Wujud Akhlak Seorang Muslim