Jumat, 25 September 2026

Eropa Mulai Muak dengan Trump, Emmanuel Macron Ajak Negara-negara Berdiri Tanpa Amerika Serikat

Muchlis - Sabtu, 04 April 2026 14:05 WIB
Eropa Mulai Muak dengan Trump, Emmanuel Macron Ajak Negara-negara Berdiri Tanpa Amerika Serikat
Emmanuel Macron
Topikseru.com - Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyerukan kepada sejumlah negara untuk membangun kemandirian global tanpa terlalu bergantung pada Amerika Serikat. Seruan itu disampaikan Macron dalam forum diskusi bersama mahasiswa di Universitas Yonsei, Seoul, Korea Selatan, Jumat (4/4/2026). Macron menyebut sejumlah negara yang dinilai memiliki visi serupa, antara lain negara-negara Eropa, Korea Selatan, Jepang, Brasil, Australia, hingga Kanada. "Dengan agenda seperti itu, kita mulai memiliki semacam jalan ketiga yang independen dari AS," ujar Macron. [irp posts="22440" ]

Kritik Ketergantungan terhadap Washington

Macron menilai ketergantungan berlebihan terhadap Washington berpotensi merugikan negara-negara mitra, terutama jika kebijakan luar negeri AS berubah-ubah. Dia mengingatkan bahwa inkonsistensi kebijakan dapat berdampak luas terhadap stabilitas global maupun kerja sama internasional. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya dinamika geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang melibatkan AS.

Eropa Mulai Jaga Jarak dari AS

Laporan dari Bloomberg sebelumnya mengindikasikan bahwa para pemimpin Eropa mulai mempertimbangkan untuk menjaga jarak dari AS, terutama terkait operasi militer Washington terhadap Iran. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya memperkuat posisi strategis Eropa di tengah ketegangan global yang semakin kompleks. [irp posts="11193" ]

Isu NATO dan Sikap Trump Perkeruh Situasi

Ketegangan juga dipicu oleh pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang mengaku mempertimbangkan untuk menarik negaranya dari NATO. Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara dengan The Telegraph pada 1 April 2026, menyusul penolakan aliansi itu untuk mendukung operasi militer AS terhadap Iran. Laporan Politico bahkan menyebut bahwa NATO mulai dipandang “lumpuh” dan terpecah, dengan sejumlah pemimpin Eropa diam-diam membahas langkah antisipasi terhadap kemungkinan keluarnya AS dari aliansi tersebut. Seruan Macron dinilai mencerminkan munculnya arah baru dalam geopolitik global, di mana sejumlah negara mulai mencari keseimbangan baru di luar dominasi kekuatan tradisional. Gagasan "jalan ketiga" ini berpotensi membentuk blok kerja sama baru yang lebih independen, sekaligus mengubah peta hubungan internasional ke depan.

Sumber
:
Berita Terkait
Trump Sebut Iran Tolak Tawaran AS, Kesepakatan Disebut Baru Terbuka Setelah Pemilu
AS Tolak Visa Tim Media Presiden Iran Jelang Sidang PBB, Teheran Kecam Pembatasan Pers
Pemprov Sumut - AS Perkuat Kemitraan Strategis
Imperialisme Modern dan 'New Western Century': Dunia Sedang Berubah
Taruhan KTT Xi-Trump: China Ancam Batal Temui AS akibat Senjata Taiwan
Kedaulatan Diusik, Aljazair Putus Hubungan Diplomatik dan Tutup Wilayah Udara untuk UEA