Minggu, 27 September 2026

Polri Gelar Operasi Premanisme, Ini Jenis Kejahatan yang Menjadi Sasaran!

Muchlis - Selasa, 06 Mei 2025 21:16 WIB
Polri Gelar Operasi Premanisme, Ini Jenis Kejahatan yang Menjadi Sasaran!
Operasi Premanisme
Topikseru.com, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan Polri akan menggelar operasi kepolisian kewilayahan serentak sejak 1 Mei 2025 dalam rangka memberantas premanisme. Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu mengatakan operasi pemberantasan premanisme itu tertuang dalam Surat Telegram dengan nomor STR/1081/IV/OPS.1.3./2025 yang ditujukan kepada seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia. "Operasi ini bertujuan menindak tegas pelaku dan mengungkap jaringan pelaku premanisme secara menyeluruh," kata Brigjen Pol Trunoyudo dalam keterangannya, Selasa (6/5). Menurutnya, operasi ini merupakan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dia menegaskan operasi ini dilakukan dengan pendekatan penegakan hukum yang didukung dengan kegiatan intelijen, preemtif, dan preventif. Lalu, jenis kejahatan yang menjadi fokus penindakan di antaranya adalah pemerasan, pungutan liar, pengancaman, intimidasi, pengeroyokan, hingga penganiayaan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok. "Premanisme dalam bentuk apa pun yang mengganggu ketertiban masyarakat dan iklim usaha akan ditindak tegas. Ini adalah bagian dari upaya menciptakan rasa aman dan kepastian hukum, terutama bagi para pelaku usaha di Indonesia," ujarnya. Lebih lanjut, Brigjen Pol Trunoyudo menuturkan bahwa Polri akan bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan terkait dalam pelaksanaan operasi ini. Menurutnya, koordinasi lintas sektor adalah hal yang penting guna menjamin keberhasilan operasi dan menciptakan stabilitas jangka panjang.

Sumber
:
Berita Terkait
Uji Materi Masa Jabatan Kapolri Dicabut, MK Tanyakan Alasan Pemohon
Dugaan TPPO WNI di Jeju Mencuat di Media Sosial, Bareskrim Mulai Telusuri
Tersangka Karhutla Bertambah Jadi 89 Orang, Polri Telusuri Korporasi
Bareskrim Bongkar Jaringan Emas Ilegal, Diselundupkan ke Hong Kong Pakai Modus Body Strapping
72 Orang Jadi Tersangka Karhutla, Bareskrim Mulai Telusuri Dalang dan Aliran Uang
Polri Minta Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Dalil Penyitaan Dinilai Masuk Pokok Perkara