Minggu, 27 September 2026

Menko Polhukam Sebut Pembebasan Pilot Susi Air Tanpa Tebusan: Pendekatan Persuasif

Muchlis - Minggu, 22 September 2024 07:07 WIB
Menko Polhukam Sebut Pembebasan Pilot Susi Air Tanpa Tebusan: Pendekatan Persuasif
Adat Aceh
TOPIKSERU.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto mengatakan pembebasan pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens dari KKB pimpinan Egianus Kogoya tanpa imbalan atau tebusan. Menko Polhukam Hadi menyebut proses negosiasi untuk pembebasan Kapten Philip Mark berjalan cukup panjang dan menggunakan pendekatan persuasif. "Tidak ada. Tidak ada yang mereka minta. Kami hanya (melakukan) pendekatan persuasif," kata Hadi Tjahjanto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (21/9). Philip Mark Mehrtens adalah pilot berkewarganegaraan Selandia Baru. Kelompok Egianus Kogoya menyandera Philip sejak 1,5 tahu lalu, tepatnya pada 7 Februari 2023. Hadi menyebut pembebasan pilot Susi Air ini setelah Satgas Operasi Damai Cartenz dari TNI dan Polri melakukan proses negosiasi yang panjang. "Dari waktu ke waktu, dari hari ke hari, memantau perkembangan di wilayah Nduga, dan kami bersyukur apa yang kami inginkan di lapangan bisa berjalan dengan baik," ujar Menko Polhukam. Dia menyampaikan bahwa proses negosiasi pembebasan ini melibatkan banyak pihak, termasuk tokoh adat, masyarakat dan gereja. "Bayangkan, satu tahun dan tujuh bulan kami melakukan negosiasi. Dan Alhamdulillah kami tim Satgas, dan seluruh komponen bisa menyelesaikan tugas ini dengan baik," kata Hadi. KKB membebaskan Philip Mark pada Sabtu dengan operasi penjemputan oleh Satgas Damai Cartenz 2024 dari Kampung Yuguru, Kabupaten Nduga. Satgas Cartenz menerbangkan Mehrtens ke Timika untuk proses cek kesehatan. Setelah memastikan kondisi kesehatannya, Satgas menerbangkan Mehrtens dari Timika ke Jakarta menggunakan pesawat milik TNI AU. Pemerintah RI melalui Menko Polhukam Hadi Tjahjanto menyerahkan Philip Mark Mehrtens kepada Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Kevin Burnett, yang mewakili negaranya.

Sumber
:
Berita Terkait
Pembunuh 3 ASN Jayawijaya Teridentifikasi dari Video Call: Anggota KKB Anak Buah Egianus Kogoya
Karyawan PT Freeport Indonesia Tewas Ditembak OTK di Area Tambang Grasberg Papua
Satgas Damai Cartenz Serahkan Anis ke Kejari Nabire
Operasi Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Konara Enumbi, Diduga Pelaku Penembakan Polisi di Puncak Jaya
11 Napi Lapas Nabire yang Kabur Anggota KKB, Serang Petugas dengan Parang
Kontak Tembak TNI dan KKB di Papua: Pimpinan KKB Tewas, Situasi Masih Tegang