Sabtu, 26 September 2026

Dari Ruang Sidang ke Lapangan Hijau, Turnamen Minisoccer MLFC CUP III Siap Digelar di Medan

Muchlis - Selasa, 08 September 2026 20:03 WIB
Dari Ruang Sidang ke Lapangan Hijau, Turnamen Minisoccer MLFC CUP III Siap Digelar di Medan
Para pemain Medan Lawyer FC melakukan pemanasan jelang laga di Lapangan Sepak Bola Kebun Bunga Medan.
Topikseru.com - Persaingan sengit dan adu argumen yang biasa mewarnai ruang sidang dipastikan sejenak mereda. Para praktisi hukum dari berbagai penjuru daerah siap menanggalkan toga dan menggantinya dengan jersi sepak bola demi berlaga dalam perhelatan turnamen minisoccer advokat MLFC CUP III. Ajang bergengsi yang digagas oleh Medan Lawyer Football Club (MLFC) ini bakal menghentak Lapangan Sepak Bola Kebun Bunga, Medan, pada Sabtu–Minggu, 12–13 September 2026. Mengusung tema "Bersatu dalam Sportivitas, Berkarya dengan Integritas", turnamen ini dirancang sebagai panggung tempat ketegangan profesi diluruhkan melalui semangat kompetisi yang sehat.

Meleburkan Batas Organisasi di Atas Rumput Hijau

[caption id="attachment_55529" align="alignnone" width="1200"]Para pemain Medan Lawyer FC melakukan pemanasan jelang laga di Lapangan Sepak Bola Kebun Bunga Medan. Skuad Medan Lawyer Football Club (MLFC) bersiap menyambut gelaran turnamen minisoccer advokat MLFC CUP III yang akan menguji ketangkasan dan integritas para penegak hukum di Lapangan Kebun Bunga, Medan, 12–13 September 2026.[/caption] Bukan sekadar perburuan trofi juara, MLFC CUP III menjadi arena pembuktian bahwa olahraga mampu menembus sekat-sekat organisasi profesi hukum. Kehadiran tim-tim luar Kota Medan kian menambah bobot persaingan sekaligus memperluas jangkauan persaudaraan para advokat. Ketua Panitia MLFC CUP III, Wahyudin, S.H., menegaskan bahwa atmosfer pertandingan akan menyajikan tensi tinggi, namun tetap dipagari oleh rasa saling hormat antarpemain. "MLFC CUP III kami desain bukan hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi sebagai ruang silaturahmi bagi para advokat. Kita mungkin berbeda organisasi, berbeda latar belakang, bahkan berbeda kepentingan dalam menjalankan profesi, tetapi di lapangan kita berdiri dalam semangat yang sama: menjunjung sportivitas dan persaudaraan," ujar Wahyudin. Pihak panitia juga memastikan laga akan berlangsung kompetitif dan profesional, menjamin setiap benturan strategi di lapangan bermuara pada kebanggaan bersama.

Menembus Tembok Institusi Peradilan

Daya tarik lain dari perhelatan kali ini adalah keterlibatan unsur kelembagaan hukum. Panitia turut merangkul Pengadilan Negeri Medan sebagai mitra strategis untuk hadir dan melebur dalam perhelatan olahraga ini, menciptakan iklim komunikasi yang lebih humanis antara advokat dan badan peradilan. Presiden Medan Lawyer FC, Gumilar Aditya Nugroho, S.H., menilai bahwa karakter profesi hukum yang penuh tekanan membutuhkan penyeimbang berupa kegiatan yang egaliter seperti sepak bola. "Bagi kami, MLFC bukan sekadar tentang sepak bola. Ada nilai persahabatan, solidariitas, integritas, dan kebersamaan yang ingin kami bangun. Di ruang sidang kita bisa berhadapan sebagai pihak yang berbeda kepentingan, tetapi di lapangan sepak bola kita adalah sahabat dan sesama insan penegak hukum," tegas Gumilar. Dengan partisipasi luas lintas daerah dan dukungan dari Pengadilan Negeri Medan, MLFC CUP III diproyeksikan menjadi tradisi tahunan yang mengukuhkan wajah baru komunitas hukum Sumatera Utara: kompetitif di dalam garis lapangan, namun solid di luar pertandingan.

Sumber
:
Berita Terkait