Minggu, 04 Oktober 2026

Veloz Tabrak Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi, PNS Tewas dan Sopir Truk Kabur

Muchlis - Minggu, 04 Oktober 2026 20:35 WIB
Veloz Tabrak Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi, PNS Tewas dan Sopir Truk Kabur
Foto: Humas Polres Sergai
Mobil Toyota Avanza BB1846 XR ringsek akibat laka di Tol JMKT, Minggu (4/10/2026).

Topikseru.com, Serdang Bedagai - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi, tepatnya di Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Minggu (4/10/2026) dini hari.

Kecelakaan tersebut melibatkan Toyota Veloz dengan sebuah truk tronton yang belum diketahui identitasnya.

Satu penumpang Toyota Veloz, M Nuh (51), meninggal dunia akibat luka parah setelah kendaraan yang ditumpanginya menabrak bagian belakang truk.

Baca Juga:

Yang membuat kasus ini menjadi perhatian, sopir truk justru melarikan diri dari lokasi kejadian.

Polisi kini memburu pengemudi truk sekaligus berupaya mengungkap identitas kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Kecelakaan Terjadi Pukul 04.15 WIB

Kasi Humas Polres Serdang Bedagai AKP Bringin Jaya mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.15 WIB.

Saat itu, Toyota Veloz bernomor polisi BB 1846 XR yang dikemudikan Husni Kali (39) sedang melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan.

Di dalam mobil tersebut terdapat tiga orang, yakni pengemudi Husni Kali serta dua penumpang, M Nuh dan H. Arifin Nasution (71).

Ketika tiba di lokasi kejadian, mobil tersebut diduga bersentuhan dengan kendaraan yang berada di depannya.

Veloz kemudian menabrak bagian belakang kendaraan yang diduga merupakan truk tronton.

Benturan keras membuat penumpang di dalam mobil mengalami luka.

Satu Penumpang Veloz Meninggal di Lokasi

Akibat kecelakaan itu, M Nuh mengalami luka parah.

Nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara pengemudi Veloz, Husni Kali, mengalami luka pada bagian wajah.

Penumpang lainnya, H. Arifin Nasution, mengalami keluhan sakit dan sesak pada bagian dada.

Seluruh korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSU Medistra Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, untuk mendapatkan penanganan.

M Nuh diketahui merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sopir Truk Kabur Usai Tabrakan

Setelah kecelakaan terjadi, pengemudi truk yang diduga terlibat tidak berada di lokasi.

Sopir tersebut disebut langsung membawa kendaraannya dan melarikan diri.

Kondisi ini membuat polisi harus bekerja lebih keras untuk mengidentifikasi truk yang terlibat.

Pasalnya, kendaraan yang diduga ditabrak dari belakang tersebut belum diketahui secara pasti identitas maupun nomor polisinya.

Polres Serdang Bedagai kini melakukan penyelidikan untuk menemukan keberadaan kendaraan dan pengemudinya.

Polisi Cek CCTV Tol, Tapi Rekamannya Rusak

Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak pengelola jalan tol untuk mencari petunjuk melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi kecelakaan.

Namun, upaya tersebut menghadapi kendala.

CCTV yang berada di sekitar tempat kejadian perkara disebut dalam kondisi rusak.

Akibatnya, polisi tidak dapat langsung mengandalkan rekaman kamera pengawas untuk melacak truk yang meninggalkan lokasi.

Meski begitu, penyelidikan tetap berjalan.

Polisi mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi lain serta mencari berbagai petunjuk yang masih berada di sekitar lokasi kecelakaan.

Polisi Buru Identitas Truk Tronton

AKP Bringin Jaya mengatakan kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi kendaraan truk tronton yang diduga terlibat.

Selain keterangan saksi, petugas juga akan menelusuri berbagai petunjuk di lapangan yang dapat membantu mengungkap kendaraan tersebut.

Langkah ini penting karena keberadaan truk menjadi salah satu bagian utama dalam mengungkap rangkaian kecelakaan Tol Medan-Tebing Tinggi tersebut.

Polisi juga perlu memastikan bagaimana benturan terjadi dan posisi masing-masing kendaraan sebelum kecelakaan.

Polisi Masih Dalami Penyebab Kecelakaan

Hingga saat ini, kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan.

Informasi awal menyebut Toyota Veloz menabrak bagian belakang kendaraan di depannya yang diduga truk tronton.

Namun, polisi masih membutuhkan bukti dan keterangan tambahan untuk memastikan kronologi secara utuh.

Termasuk mencari tahu kondisi kendaraan, situasi lalu lintas saat kejadian, serta keberadaan truk yang meninggalkan lokasi.

Kasus kecelakaan Veloz dan truk di Sergai kini masih dalam proses penyelidikan.

Editor
: Agus Supratman
Berita Terkait
50 Jasad KM Virgo Transpor 8 Dievakuasi Penyelam, Basarnas Hentikan Pencarian Bawah Air
Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam, Polisi Tetapkan 4 Tersangka
Kapal Wisata KM Yukai Tenggelam di Labuan Bajo: Polairud Periksa Nakhoda, Kerugian Tembus Rp 1 Miliar
KSOP Luruskan Data 22 Korban Selamat KM Virgo Transport 8, Ternyata Ada di Manifes
Penyelam Bongkar Kamar KM Virgo, Banyak Korban Masih Terjebak di Dalam Bangkai Kapal
Dudung Cek Langsung Sekolah Rakyat Sergai, 300 Siswa Jadi Perhatian Pemerintah Pusat