Senin, 26 Oktober 2026

Atasi Sampah Menumpuk, Pemko Medan Siapkan 26 Truk dan 151 Becak Motor Pengangkut Sampah

Agus Supratman - Senin, 26 Oktober 2026 10:09 WIB
Atasi Sampah Menumpuk, Pemko Medan Siapkan 26 Truk dan 151 Becak Motor Pengangkut Sampah
Sumber: Diskominfo Medan
Pemko Medan menyiapkan penambahan 26 unit truk sampah dan 151 unit becak motor pengangkut sampah pada 2027 untuk meningkatkan intensitas pengangkutan dan mengatasi penumpukan sampah di lingkungan warga.

Topikseru.com, Medan – Pemko Medan menyiapkan penambahan 26 unit truk sampah dan 151 unit becak motor pengangkut sampah pada 2027 untuk meningkatkan intensitas pengangkutan dan mengatasi penumpukan sampah di lingkungan warga.

Penambahan armada ini menjadi salah satu upaya Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memperbaiki pelayanan kebersihan, menyusul keluhan warga terkait keterlambatan pengangkutan sampah.

Rencana tersebut disampaikan Rico Waas saat kegiatan Gotong Royong dan Sapa Warga di Jalan Mistar, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (24/10/2026).

Baca Juga:

Dalam dialog itu, seorang warga bernama Susi mengeluhkan sampah di lingkungannya yang terkadang tidak terangkut hingga satu atau dua minggu, meskipun jadwal pengangkutan biasanya tiga kali dalam sepekan. Berdasarkan informasi dari petugas, keterlambatan terjadi karena sejumlah armada rusak dan kendaraan operasional yang tersedia belum mencukupi kebutuhan.

Menanggapi keluhan tersebut, Rico Waas mengakui pengangkutan sampah membutuhkan armada yang memadai agar pelayanan lebih intensif. "Memang dibutuhkan, karena pengangkutan sampah harus lebih intensif. Belum lagi truk-truk sampah kita, kalau dilihat di tengah jalan, kondisinya sudah macam-macam. Ini nanti akan menjadi atensi supaya kota kita lebih bersih lagi," kata Rico Waas yang disambut tepuk tangan warga.

Selain persoalan sampah, warga juga mengeluhkan kerusakan Jalan Sei Siguti dan meminta kepastian akses berobat bagi warga yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Rico Waas menyatakan jalan tersebut akan diperbaiki. Sementara untuk pelayanan kesehatan, ia menjelaskan warga Kota Medan dapat memanfaatkan program Universal Health Coverage (UHC) dengan menggunakan KTP untuk berobat gratis di puskesmas maupun rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Kegiatan Gotong Royong dan Sapa Warga merupakan agenda rutin setiap Sabtu yang dilaksanakan bergilir di kecamatan-kecamatan di Kota Medan. Melalui kegiatan ini, warga dapat menyampaikan langsung persoalan di lingkungan mereka, mulai dari sampah, banjir, kerusakan jalan hingga lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi, agar penanganannya dapat dipetakan berdasarkan kebutuhan dan prioritas.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan makanan tambahan bagi balita, bantuan untuk anak yatim, serta piagam penghargaan dan bantuan kepada dua atlet berprestasi asal Kecamatan Medan Petisah. Mereka ialah Kirana Aulia, atlet panjat tebing yang menorehkan sejumlah prestasi pada 2026, dan Anggiat Mauliate Parningotan Tamba, atlet karate yang berprestasi di tingkat kota dan kejuaraan terbuka.

Sebelum berdialog dengan warga, Rico Waas memimpin gotong royong membersihkan Sungai Sei Sikambing, kemudian meninjau perajin rotan di kawasan tersebut.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
Bangun Medan Tak Cukup dengan Infrastruktur, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci  Merawat dan Menjaga Kota
Pastikan Kenyamanan Pengguna Jalan, HK Pelihara JTTS dan Bangun Akses Baru di Tol Terpeka
Iran Ancam Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz, Infrastruktur Digital AS Ikut Disorot
Medan Produksi 1.600 Ton Sampah per Hari, 1.300 Ton Ditargetkan Diolah Jadi Listrik
Bukan Cuma Becak Motor, 7 Hal Ini Bikin Medan Punya Karakter yang Beda dari Kota Lain
Negara dengan Data Center Terbanyak di Dunia, Indonesia Punya 79