Senin, 26 Oktober 2026

Kasus Influenza A di Sumut Naik Dua Kali Lipat dalam 10 Hari, Apa yang Perlu Diwaspadai?

Rizky Aisyah - Senin, 26 Oktober 2026 10:30 WIB
Kasus Influenza A di Sumut Naik Dua Kali Lipat dalam 10 Hari, Apa yang Perlu Diwaspadai?
Alodokter
Kasus influenza di Medan menjadi perhatian setelah Dinas Kesehatan mencatat 35 kasus Influenza A dan 3 kasus Influenza B sepanjang Januari–September 2026. Influenza dapat menular melalui partikel pernapasan dan berisiko menimbulkan komplikasi pada kelompok rentan. Kenali gejalanya dan ketahui cara mencegah penularan agar tetap terlindungi.

Topikseru.com -Kasus fluenza-a/" target="_self">Influenza A yang terdeteksi di Sumatera Utara meningkat lebih dari dua kali lipat dalam rentang sekitar 10 hari. Dinas Kesehatan Sumatera Utara mencatat 27 kasus pada 22 September 2026, kemudian bertambah menjadi 56 kasus per 2 Oktober 2026.

Kenaikan ini menjadi perhatian karena pemeriksaan untuk mendeteksi fluenza-a/" target="_self">Influenza A baru tersedia di dua fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Teladan di Kota Medan dan RSUD Amri Tambunan di Kabupaten Deli Serdang.

Meski jumlah kasus meningkat, Dinas Kesehatan Sumut menyatakan kondisi masih terkendali. Data tersebut juga belum menggambarkan seluruh kasus yang mungkin terjadi di wilayah Sumatera Utara karena pemeriksaan dilakukan melalui fasilitas surveilans tertentu.

Baca Juga:

Lantas, apa yang perlu diketahui masyarakat tentang fluenza-a/" target="_self">Influenza A dan bagaimana cara mengantisipasi penularannya?

Kasus fluenza-a/" target="_self">Influenza A Bertambah 29 dalam Sekitar 10 Hari

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Sumut yang diberitakan pada 3 Oktober 2026, jumlah kasus fluenza-a/" target="_self">Influenza A yang terdeteksi meningkat dari 27 menjadi 56 kasus dalam rentang sekitar 10 hari.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy menjelaskan bahwa keterbatasan alat deteksi membuat pemeriksaan hanya dilakukan di dua lokasi tersebut. Karena itu, angka yang tercatat perlu dipahami sebagai hasil pemeriksaan pada lokasi surveilans, bukan total seluruh penderita influenza di Sumut.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Medan juga melaporkan adanya peningkatan temuan influenza selama September 2026. Pemerintah kota menyatakan telah memperkuat kesiapsiagaan fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut.

Apa Itu fluenza-a/" target="_self">Influenza A?

fluenza-a/" target="_self">Influenza A merupakan salah satu jenis virus influenza yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan. Virus ini dapat menular melalui partikel pernapasan yang keluar ketika orang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara.

Gejalanya dapat muncul secara mendadak, antara lain demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, dan tubuh terasa lelah.

Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa tidak semua batuk dan pilek merupakan influenza. Penyakit saluran pernapasan juga dapat disebabkan oleh virus lain, sehingga gejala saja tidak cukup untuk memastikan seseorang terinfeksi fluenza-a/" target="_self">Influenza A. Pemeriksaan medis dapat diperlukan sesuai kondisi pasien.

Siapa yang Perlu Lebih Waspada?

Walaupun influenza dapat menyerang siapa saja, beberapa kelompok memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi, yaitu:

* Anak kecil, terutama balita, karena lebih rentan mengalami komplikasi infeksi.

* Lansia, yang berisiko mengalami kondisi lebih berat, khususnya jika memiliki penyakit penyerta.

* Ibu hamil, yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat influenza.

* Orang dengan penyakit penyerta, seperti diabetes serta penyakit jantung atau paru-paru tertentu.

Pada kelompok tersebut, influenza dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius, termasuk pneumonia. Karena itu, gejala yang memburuk sebaiknya tidak diabaikan.

Cara Mencegah Penularan fluenza-a/" target="_self">Influenza A

Masyarakat dapat melakukan sejumlah langkah untuk mengurangi risiko penularan influenza dalam aktivitas sehari-hari.

Pertama, biasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dibersihkan.

Kedua, tutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau siku bagian dalam ketika batuk maupun bersin. Jika sedang sakit, kurangi kontak dekat dengan orang lain dan gunakan masker untuk membantu mengurangi penyebaran partikel pernapasan.

Ketiga, pastikan tubuh memperoleh istirahat cukup, makanan bergizi, dan cairan yang memadai. Vaksinasi influenza juga dapat dipertimbangkan sesuai anjuran tenaga kesehatan, terutama bagi kelompok yang berisiko mengalami komplikasi.

Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa peningkatan aktivitas influenza tidak otomatis menandakan terjadinya wabah atau keadaan darurat. Pemantauan tren kasus dan tingkat keparahan tetap diperlukan untuk menilai perkembangan situasi.

Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Fasilitas Kesehatan?

Masyarakat yang mengalami demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, atau nyeri tubuh perlu memperhatikan perkembangan gejalanya.

Segera cari pertolongan medis apabila muncul sesak napas, nyeri dada, penurunan kesadaran, atau kondisi tubuh memburuk secara nyata. Anak kecil, lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit penyerta sebaiknya berkonsultasi lebih awal ketika mengalami gejala influenza.

Pemeriksaan dan penanganan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Jangan menggunakan antibiotik tanpa resep karena influenza disebabkan oleh virus, bukan bakteri.

Peningkatan temuan fluenza-a/" target="_self">Influenza A di Sumatera Utara menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersihan, mengenali gejala, dan memanfaatkan layanan kesehatan ketika diperlukan. Namun, angka yang tersedia hingga 2 Oktober 2026 masih terbatas pada hasil deteksi di dua fasilitas, sehingga belum dapat digunakan untuk menyimpulkan jumlah seluruh penderita influenza di Sumut.

Editor
: Muchlis
Berita Terkait
KPK Panggil Ulang Dicky Erlangga dalam Kasus Korupsi Jalan Sumut, 7 Tersangka Sudah Ditahan
Lahan Terbakar di Sumut Capai 308,87 Hektare, Labuhanbatu Jadi Wilayah Paling Terdampak
Driver Taksi Online Medan Tewas di Asahan, Dua Pria Ditangkap Polisi
GMPET-SU Desak KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Korupsi Jalan Sumut dan DJKA
Muryanto Amin Pimpin ICMI Sumut 2026–2031, Fokus Perkuat Kontribusi Cendekiawan
Kopi Sumatera Utara Mendunia, Ini 5 Daerah yang Dikenal sebagai Sentra Produksi