Minggu, 27 September 2026

BRI Pertimbangkan Buyback Saham Rp 2,5 Triliun, Harga BBRI Dinilai Masih Undervalued

Muchlis - Jumat, 31 Oktober 2025 06:29 WIB
BRI Pertimbangkan Buyback Saham Rp 2,5 Triliun, Harga BBRI Dinilai Masih Undervalued
dividen BRI 2026
Topikseru.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) membuka peluang untuk kembali melanjutkan aksi pembelian kembali (buyback) saham menggunakan sisa anggaran sebesar Rp 2,5 triliun yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan pada 24 Maret 2025. Direktur Finance & Strategy BRI, Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari, mengatakan perseroan telah mengeksekusi bagian awal dari aksi tersebut pada April 2025, namun masih memiliki porsi dana yang belum terpakai. "Kami memperoleh anggaran sekitar Rp 3 triliun dalam periode 12 bulan sejak persetujuan RUPS Maret. Saat ini masih tersedia kurang lebih Rp 2,5 triliun, dan tentu ini masih kami pertimbangkan untuk buyback," ujar Viviana, Kamis (30/10/2025). Perseroan memandang harga saham BBRI tengah berada pada posisi undervalued. Pada penutupan perdagangan Kamis sore, saham BBRI berada di level Rp 3.890 per lembar, terkoreksi 7,13% year-to-date dan 16,99% year-on-year. Selain menjaga nilai di pasar, program buyback juga diarahkan untuk mendukung skema kepemilikan saham karyawan.

Dividen Interim Tetap Jalan Januari 2026

Di luar aksi buyback, BRI memastikan tetap menjalankan kebijakan pembagian dividen interim pada Januari 2026, sebelum pembagian dividen final pasca-RUPS tahunan tahun depan. "Polanya sudah rutin. Kami ingin memberikan nilai tambah kepada pemegang saham," tuturnya.

Kinerja Solid Kuartal III 2025

BRI mencatat laba bersih Rp 41,2 triliun hingga akhir kuartal III 2025, dengan total aset mencapai Rp 2,12 kuadriliun. Dari sisi likuiditas:
  • Loan-to-Deposit Ratio (LDR): 86,5%
  • Liquidity Coverage Ratio (LCR): 141,3%
  • Non-Performing Loan (NPL): 3,08%
  • NPL Coverage Ratio: 183,1%
"Rasio ini menunjukkan kemampuan BRI dalam menyerap risiko sekaligus menyediakan ruang untuk ekspansi yang sehat," kata Viviana.

Prospek BBRI di Mata Investor

Analis menilai buyback di tengah depresiasi harga saham berpotensi menjadi sinyal bullish, terutama dengan dukungan:
  • profit konsisten
  • likuiditas kuat
  • rasio pembiayaan terkendali
Di sisi lain, momentum buyback berpeluang mengerek sentimen pasar di tengah tekanan indeks sektor keuangan.

Sumber
:
Berita Terkait
Bridgestone Rilis Merek Ban Dayton di Indonesia, Incar Pasar MPV dan SUV
Klasemen BRI Super League 2026/27: Dewa United di Puncak
Manchester City Menang 5-3 atas Sunderland, Brobbey Cetak Hat-trick
Brighton Hancurkan Arsenal 3-0, Start Sempurna The Gunners Berakhir di Amex
Korupsi Asabri-Jiwasraya: Kejagung Terima Pengembalian Uang Rp 5 Miliar dari Saksi Ferry Hongkiriwang
IHSG akan Kembali Sideways di Range 6.580-6.600, Inilah Rekomendasi Saham di Perdagangan Rabu (9/9/2026)