Jumat, 25 September 2026

Korban Meninggal Akibat Bencana di Sumut Bertambah Jadi 298 Orang, Tersebar di 11 Kabupaten/Kota

Muchlis - Rabu, 03 Desember 2025 16:16 WIB
Korban Meninggal Akibat Bencana di Sumut Bertambah Jadi 298 Orang, Tersebar di 11 Kabupaten/Kota
bencana Sumut
Topikseru.com - Jumlah korban meninggal dunia akibat serangkaian bencana alam di Sumatera Utara (Sumut) kembali mengalami peningkatan. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumut mencatat, total korban jiwa kini mencapai 298 orang, atau bertambah delapan orang dari laporan sebelumnya. Data terbaru ini dirilis Pusdalops PB Sumut pada Rabu (3/12/2025) pukul 08.00 WIB, mengonfirmasi bahwa korban meninggal tersebar di 11 dari 17 kabupaten/kota yang terdampak banjir, banjir bandang, dan tanah longsor dalam beberapa pekan terakhir.

Sebaran Korban Jiwa di 11 Kabupaten/Kota

Menurut laporan Pusdalops, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan menjadi wilayah dengan jumlah korban jiwa tertinggi. Rincian lengkapnya sebagai berikut:
  • Kabupaten Tapanuli Tengah: 86 orang
  • Kabupaten Tapanuli Selatan: 79 orang
  • Kota Sibolga: 51 orang
  • Kabupaten Tapanuli Utara: 34 orang
  • Kabupaten Deliserdang: 17 orang
  • Kabupaten Langkat: 11 orang
  • Kabupaten Humbang Hasundutan: 9 orang
  • Kota Medan: 7 orang
  • Kabupaten Pakpak Bharat: 2 orang
  • Kota Padangsidimpuan: 1 orang
  • Kabupaten Nias: 1 orang
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menjelaskan bahwa data ini masih bersifat sementara. "Laporan ini merupakan update hingga 3 Desember 2025. Pendataan terus dilakukan seiring proses pencarian dan pemulihan di lapangan," ujarnya.

17 Daerah Terdampak Bencana

Pusdalops PB Sumut juga mencatat ada 17 kabupaten/kota yang terdampak bencana sejak hujan ekstrem melanda wilayah tersebut. Daerah-daerah tersebut meliputi:
  • Kota Medan
  • Kota Binjai
  • Kota Tebingtinggi
  • Kota Sibolga
  • Kota Padangsidimpuan
  • Kabupaten Deliserdang
  • Kabupaten Serdangbedagai
  • Kabupaten Langkat
  • Kabupaten Humbang Hasundutan
  • Kabupaten Pakpak Bharat
  • Kabupaten Nias
  • Kabupaten Tapanuli Utara
  • Kabupaten Asahan
  • Kabupaten Tapanuli Selatan
  • Kabupaten Tapanuli Tengah
  • Kabupaten Mandailing Natal
  • Kabupaten Batubara
Sebagian besar wilayah yang terdampak mengalami kerusakan infrastruktur, akses jalan terputus, serta lumpuhnya aktivitas ekonomi dan layanan publik.

Proses Pencarian Korban Masih Berlangsung

BPBD Sumut menyebutkan bahwa tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian korban yang dilaporkan hilang. Kondisi cuaca yang tidak menentu serta medan berat menjadi tantangan utama dalam operasi evakuasi. "Karena banyak lokasi yang masih terisolasi, pendataan masih bisa berubah. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan," kata Sri.

Sumber
:
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sabtu Ini
Pemprov Sumut Genjot Kawasan Unggulan Perikanan Tangkap & Budi Daya Integrasi Hulu-Hilir
BMKG Ungkap Potensi Hujan Meluas di Sumut 17 September, Banjir dan Longsor Mengintai
Banjir Rendam 7 Desa di Nias Barat, Ketinggian Air Capai 2 Meter