Minggu, 08 November 2026

Sungai Aek Garoga Meluap, Warga Terisolir Kembali Akibat Jalan Darurat Putus 

Ameq - Jumat, 12 Desember 2025 23:13 WIB
Sungai Aek Garoga Meluap, Warga Terisolir Kembali Akibat Jalan Darurat Putus 
banjir Aek Garoga
Topikseru.com - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, kembali membuat Sungai Aek Garoga meluap. Kondisi tersebut mengakibatkan jalan darurat penghubung Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah kembali terputus, sehingga warga di kawasan itu kembali terisolasi. Simon Pasaribu, salah seorang warga terdampak, mengaku aktivitas masyarakat lumpuh total karena akses utama tidak dapat lagi mereka lalui. "Saya dari Anggoli mau ke Panyabungan, tapi jalan putus. Kita jadi susah dan terkendala," kata Simon kepada wartawan, Jumat (12/12/2025). Menurut dia, jalur tersebut merupakan bagian dari Lintas Sumatera (Jalinsum) yang sebelumnya juga rusak akibat banjir bandang. Pemerintah kemudian membangun jalan darurat sebagai akses alternatif. Namun, fasilitas itu kembali hanyut setelah debit Sungai Aek Garoga meluap. "Sempat dibuat jalan darurat untuk kami lewat, tapi sekarang putus lagi. Air sungainya sangat deras," jelasnya. Simon menambahkan, warga kini kesulitan mendapatkan bantuan logistik karena harus menyeberangi sungai secara manual. "Kami terisolir lagi. Aktivitas warga lumpuh total. Untuk mencari bantuan pun harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai. Kami berharap jembatan darurat segera dibangun kembali," ucapnya.

Brimob Polda Sumut Kerahkan Perahu Karet untuk Warga

Komandan Batalyon C Satbrimob Polda Sumut, Kompol Zaenal Mukhlisin, mengatakan pihaknya mengerahkan perahu karet untuk membantu warga yang berada di dua sisi sungai. "Perahu karet ini gunanya agar masyarakat bisa mengambil bantuan sembako yang berada di seberang sungai. Supaya mereka tidak terisolir dan tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari," ungkap Zaenal. Personel Brimob juga disiagakan untuk memantau kemungkinan adanya banjir susulan dan memastikan warga tidak memaksakan diri menyeberang tanpa pengawasan.

Warga Minta Pemerintah Daerah Bertindak Cepat

Masyarakat berharap Pemkab Tapanuli Selatan dan Pemprov Sumut segera membangun kembali jembatan darurat atau struktur alternatif yang lebih kuat untuk mengantisipasi luapan sungai. Hingga kini, belum ada kepastian dari pihak terkait mengenai rencana rekonstruksi permanen untuk jalur penghubung tersebut.

Sumber
:
Berita Terkait
Pasang Laut Capai 2,6 Meter, Tiga Kecamatan di Medan Terancam Banjir Rob hingga 13 November
Pascabanjir, Pemko Medan Bersihkan Fasilitas Umum, Masjid hingga Jalan
Pemko Medan Gerak Cepat Tangani Banjir
Banjir Medan Bisa Meluas, 23 Perahu Karet Disiagakan Hadapi Cuaca Ekstrem
Medan Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi
Banjir Medan Rendam Kampung Aur, Air Capai 1,5 Meter dan Ratusan Warga Mengungsi