Topikseru.com - PSMS Medan mengirimkan sinyal serius kepada para pesaingnya dalam perburuan gelar Pegadaian Championship 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Utama, Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu malam, 7 November 2026, Ayam Kinantan tampil brutal dengan melumat Persiraja Banda Aceh lima gol tanpa balas.
Nama Javier Siverio menjadi pusat perhatian dalam kemenangan besar tersebut. Striker asal Spanyol itu tampil luar biasa dengan memborong empat gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan Raihan Utama.
Hasil 5-0 ini bukan sekadar kemenangan besar bagi PSMS. Tambahan tiga poin sekaligus mengantarkan tim besutan Eko Purdjianto mengambil alih posisi puncak klasemen sementara dari PSPS Pekanbaru.
Baca Juga:
Namun, kesabaran PSMS dalam mengalirkan bola akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-30. Javier Siverio berhasil memecah kebuntuan sekaligus membuka jalan bagi pesta gol tuan rumah.
Belum sempat Persiraja membenahi barisan pertahanannya, Siverio kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-42.
Hanya berselang satu menit, giliran Raihan Utama yang memperbesar keunggulan PSMS menjadi 3-0 pada menit ke-43.
Memasuki babak kedua, dominasi Ayam Kinantan semakin sulit dibendung. Siverio kembali menghukum pertahanan Persiraja melalui gol pada menit ke-72 dan 75.
Empat gol dalam satu pertandingan menjadikan penyerang asal Spanyol tersebut sebagai aktor utama kemenangan telak PSMS Medan.
PSMS kini mengoleksi 20 poin dari sembilan pertandingan dengan catatan enam kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.
Ayam Kinantan berhasil menggeser PSPS Pekanbaru yang sebelumnya berada di posisi teratas. PSPS kini menempati peringkat kedua dengan koleksi 19 poin dari enam kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Sementara itu, Persiraja Banda Aceh belum mampu memperbaiki posisinya. Laskar Rencong masih tertahan di peringkat ketujuh dengan sembilan poin, hasil tiga kemenangan, satu imbang, dan lima kekalahan.
Persaingan papan atas pun semakin menarik, terutama karena PSMS mulai menunjukkan konsistensi dalam mengumpulkan poin.
Menurut mantan pelatih PSIS Semarang tersebut, keberhasilan menjaga gawang tetap bersih menjadi salah satu aspek positif dari kemenangan melawan Persiraja.
"Kami apresiasi perjuangan pemain sampai peluit panjang dibunyikan wasit. Semua pemain fokus dari awal sampai akhir. Alhamdulillah, tidak kemasukan. Terima kasih untuk semua pemain yang perjuangannya sangat luar biasa malam ini," ujar Eko.
Meski menang dengan skor mencolok, Eko mengungkapkan bahwa timnya sempat kesulitan menghadapi pendekatan permainan Persiraja.
Strategi bertahan dengan blok rendah membuat PSMS tidak leluasa menciptakan peluang. Ia bahkan melihat beberapa pemain terlalu terburu-buru ketika berusaha mencetak gol.
"Tadi memang kita beberapa kali tidak bisa menciptakan peluang. Pemain kurang sabar, tapi lawan main low block. Dengan kesabaran pemain memainkan bola, alhamdulillah kita bisa memenangkan pertandingan," katanya.
Eko berharap kemenangan sekaligus catatan nirbobol tersebut menjadi modal penting bagi PSMS untuk mempertahankan performa dalam pertandingan berikutnya.
Penyerang berusia asal Spanyol itu mengakui pertandingan tidak berjalan semudah yang diperkirakan sejak awal.
Persiraja sempat memberikan perlawanan dan membuat PSMS harus bekerja keras sebelum akhirnya mampu mengambil kendali permainan.
Siverio juga menyinggung kartu merah yang diterima salah satu pemain Persiraja. Situasi tersebut turut memengaruhi jalannya pertandingan ketika PSMS semakin agresif melancarkan serangan.
"Pertandingan dimulai sedikit lebih sulit dari yang kami perkirakan. Namun, kami bertarung dan bertahan. Mereka mulai sedikit lebih agresif, lalu kami juga tampil menyerang dan mencetak gol. Mereka kemudian mendapatkan kartu merah," kata Siverio.
Kemenangan lima gol tanpa balas ini menjadi pernyataan kuat PSMS Medan dalam persaingan Pegadaian Championship 2026/2027.
Namun, posisi puncak klasemen tentu belum menjadi jaminan. Konsistensi, ketajaman lini depan, dan solidnya pertahanan akan menjadi pekerjaan penting bagi Eko Purdjianto jika ingin membawa Ayam Kinantan terus bertahan di jalur persaingan menuju target musim ini.