Kamis, 24 September 2026

Wamenhaj Pastikan Layanan Jemaah Siap: Keberangkatan Perdana ke Arafah Dimulai

Mhd Rabbani - Senin, 25 Mei 2026 15:28 WIB
Wamenhaj Pastikan Layanan Jemaah Siap: Keberangkatan Perdana ke Arafah Dimulai
Arafah
Topikseru.com, Makkah - Wakil Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf meninjau langsung keberangkatan perdana jemaah haji Indonesia menuju Arafah menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Senin (25/5/2026). Dalam peninjauan tersebut, Irfan memastikan proses pemberangkatan jemaah dari Makkah menuju Arafah berjalan sesuai jadwal. Ia menyebut keberangkatan rombongan pertama telah dimulai sejak pukul 07.00 waktu Arab Saudi dan berlangsung lancar. Ia mengatakan secara umum persiapan layanan di Arafah telah hampir sepenuhnya siap. Meski masih terdapat sejumlah penyempurnaan kecil, kesiapan fasilitas disebut sudah mencapai hampir 100%. “Persiapan di Arafah Insya Allah hampir 100%, mungkin 99%, mungkin kurang dikit-dikit,” tutur Irfan kepada Media Cennter Haji, Senin (25/5/2026). Menurut Irfan, kunjungannya dilakukan untuk memastikan tidak hanya kesiapan fasilitas di Arafah, tetapi juga proses keberangkatan jemaah dari hotel menuju lokasi wukuf berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Ia menambahkan pemerintah telah memastikan seluruh kebutuhan dasar jemaah selama berada di Armuzna tersedia, mulai dari konsumsi, tenda, hingga tempat beristirahat. Ia menjelaskan petugas telah melakukan pengecekan langsung terhadap kapasitas tenda, jumlah kasur, dan seluruh perlengkapan di Arafah untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan tempat yang layak selama menjalani puncak ibadah haji. Menurut dia, layanan konsumsi bagi jemaah juga telah dipastikan tersedia karena sudah menjadi bagian dari paket layanan masyair yang disiapkan bagi seluruh jemaah haji Indonesia. Meski demikian, Irfan mengimbau jemaah agar menjaga kondisi fisik selama berada di Arafah. Ia meminta jemaah tidak terlalu banyak beraktivitas di luar tenda mengingat suhu udara di Arab Saudi yang cukup panas dan berisiko bagi kesehatan. Ia menyarankan jemaah memanfaatkan waktu di dalam tenda untuk berdoa, berzikir, dan memperbanyak ibadah selama menunggu pelaksanaan wukuf. Terkait pelayanan selama fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), Irfan mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan syarikah penyedia layanan di Arab Saudi agar kualitas pelayanan yang telah berjalan baik sejak kedatangan jemaah tetap terjaga hingga puncak ibadah haji. “Jangan sampai pelayanan sudah bagus sebelum Armuzna, tapi tiba-tiba anjlok di armuznanya. Kita berharap jangan sampai seperti itu. Semua kita pelan deh, syukur bisa lebih naik lagi,” jelasnya. Ia menegaskan pemerintah telah meminta syarikah agar pelayanan kepada jemaah selama Armuzna tidak menurun. Menurutnya, jangan sampai pelayanan yang sudah berjalan baik sebelum Armuzna justru mengalami penurunan saat memasuki fase puncak haji. Karena itu, ia berharap kualitas pelayanan kepada jemaah di Armuzna dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Pada kesempatan tersebut, Irfan juga mengingatkan jemaah agar mengikuti arahan petugas dan ketua rombongan selama proses pemberangkatan hingga pelaksanaan Armuzna. Ia meminta jemaah mematuhi instruksi dari ketua regu, ketua rombongan, maupun ketua kloter demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelancaran ibadah seluruh jemaah selama berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. “Imbuan jemaah ikuti arahan-arahan dari pimpinan regu, pimpinan kerobongan, pimpinan kloter. Itu semua dalam rangka memberikan keamanan, kenyamanan, dan kepastian pada jemaah haji,” tandasnya.
Sumber
:
Berita Terkait
Diplomasi Lintas Lembaga Berhasil Pulangkan 13 Nelayan Aceh dari Thailand
Gus Alex Minta Jokowi Dihadirkan sebagai Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji
160 Jemaah Calon Haji Warga Medan Telah Miliki Nomor Porsi Sejak 2010 “Menghilang”
Perlawanan Ditolak, Yaqut Siap Buka Fakta di Sidang Korupsi Kuota Haji
KPK Bongkar Konstruksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Peran Yaqut dan 3 Terdakwa Lain Segera Diungkap
Pendapatan RS Haji Medan Rp176 Miliar pada 2025