Jumat, 25 September 2026

Menkeu Purbaya Bandingkan Era SBY vs Jokowi, Targetkan Ekonomi Tumbuh 6% di Era Prabowo

Muchlis - Jumat, 17 Oktober 2025 07:30 WIB
Menkeu Purbaya Bandingkan Era SBY vs Jokowi, Targetkan Ekonomi Tumbuh 6% di Era Prabowo
ekonomi Indonesia 2026
Topikseru.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti perbedaan strategi pembangunan antara Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, meski pembangunan di era SBY tidak seagresif pemerintahan Jokowi, pertumbuhan ekonomi saat itu mampu menembus rata-rata 6%. Sementara di era Jokowi, ekonomi Indonesia stabil di level rata-rata 5 persen. "SBY lebih menggerakkan sektor swasta, sementara Jokowi lebih banyak mengandalkan belanja pemerintah,” ujar Purbaya dalam acara “1 Tahun Prabowo-Gibran: Optimism 8% Economic Growth” di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Purbaya Targetkan Pertumbuhan 6 Persen

Melihat pengalaman tersebut, Purbaya berambisi menggerakkan dua mesin pertumbuhan sekaligus: swasta dan pemerintah. Dengan kombinasi itu, ia optimistis Indonesia bisa kembali mencetak pertumbuhan ekonomi di level 6 persen pada era pemerintahan Prabowo-Gibran. "Kalau hanya satu mesin yang berjalan, hasilnya terbatas. Sekarang saya ingin keduanya bergerak bersamaan," tegasnya.

Respons terhadap Demonstrasi Ekonomi

Purbaya juga menyinggung soal demonstrasi besar yang terjadi pada akhir Agustus 2025. Ia menilai unjuk rasa tersebut lebih dipicu oleh tekanan ekonomi, bukan instabilitas politik. "Rakyat langsung merasakan tekanan ekonomi. Kalau kesal, mereka turun ke jalan. Jadi itu bukan karena politiknya kacau, tapi karena ekonomi mereka susah," jelasnya.

Suntik Rp 200 Triliun ke Himbara

Untuk memperbaiki situasi, Purbaya telah menempatkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) senilai Rp 200 triliun di bank-bank Himpunan Milik Negara (Himbara). Tujuannya, memperbesar penyaluran kredit ke sektor riil. Dampaknya mulai terlihat. Uang beredar (M0/base money) tumbuh 13,2%. “Artinya apa? Gelontoran uang pemerintah sudah menambah likuiditas sistem finansial secara signifikan. Saya akan monitor bulan ke bulan. Kalau kurang, saya tambah lagi,” ujarnya.
Sumber
:
Berita Terkait
Menkeu Suahasil Nazara Buka Suara Soal Perombakan Bea Cukai Warisan Purbaya
Di Tengah Janji Anggaran PPPK Rp 31 T, Purbaya Digantikan Suahasil Nazara
Kemenkeu Amankan Likuiditas Bank, Bayar Langsung Rp 40 T KDKMP ke Himbara
Purbaya Pilih Xpeng X9 untuk Kurangi BBM, Ini Harga Mobil Listriknya
Rupiah Tembus Rp18 Ribu per Dolar, Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Menuju Krisis
Purbaya Yudhi Sadewa Bantah Isu Mundur dari Menteri Keuangan, Defisit APBN Hanya 0,7 Persen