Topikseru.com,
Medan - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat tren positif pada sektor layanan kesehatan sepanjang Semester I 2026. Sebanyak 8.715 kunjungan pasien berhasil dilayani melalui enam Klinik Mediska yang tersebar di berbagai daerah operasional di Sumatera Utara.
Dari total angka tersebut, sebanyak 3.310 pasien atau sekitar 38 persen berasal dari masyarakat umum dan peserta BPJS Kesehatan. Capaian ini menunjukkan fasilitas kesehatan milik KAI kini semakin diminati masyarakat di luar lingkungan internal perusahaan.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan peningkatan jumlah kunjungan dari masyarakat umum menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas layanan kesehatan yang disediakan Klinik Mediska.
"Setiap bulan rata-rata lebih dari 500 masyarakat umum memanfaatkan layanan Klinik Mediska KAI untuk memperoleh pelayanan kesehatan tingkat pertama. Ini membuktikan bahwa layanan kesehatan yang kami hadirkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Anwar dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).
Menurut dia, Klinik Mediska tidak hanya difokuskan untuk melayani pekerja KAI dan keluarga, tetapi juga dibuka secara luas bagi peserta BPJS mandiri maupun masyarakat umum yang membutuhkan layanan kesehatan primer dengan akses mudah dan standar pelayanan yang baik.
Hingga pertengahan 2026, tercatat sebanyak 8.616 peserta BPJS Kesehatan telah menetapkan Klinik Mediska sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Jumlah tersebut dinilai menjadi sinyal positif terhadap transformasi layanan kesehatan berbasis transportasi yang dilakukan KAI dalam beberapa tahun terakhir.
Saat ini, KAI Divre I Sumut mengoperasikan enam Klinik Mediska yang berada di Medan, Pulobrayan, Binjai, Tebing Tinggi, Kisaran, dan Pematangsiantar. Seluruh fasilitas tersebut telah mengantongi status Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan.
Anwar menegaskan status akreditasi itu menjadi jaminan bahwa seluruh klinik telah memenuhi standar mutu pelayanan kesehatan nasional, baik dari sisi fasilitas, sistem pelayanan, hingga tenaga medis yang bertugas.
"Akreditasi Paripurna menunjukkan bahwa layanan kesehatan kami telah memenuhi standar nasional dan didukung sumber daya manusia yang kompeten serta fasilitas yang memadai," katanya.
Di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, KAI Divre I Sumut juga memastikan akan terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan di seluruh jaringan Klinik Mediska. Langkah itu dilakukan agar fasilitas kesehatan milik perusahaan transportasi tersebut tetap kompetitif dan mampu menjawab kebutuhan publik.
Selain memperkuat layanan medis, pengembangan sistem pelayanan yang lebih modern dan efisien juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan kenyamanan pasien.
"Kami berkomitmen menjaga kualitas layanan agar Klinik Mediska tetap menjadi pilihan utama masyarakat, baik pekerja KAI, peserta BPJS, maupun masyarakat umum yang membutuhkan layanan kesehatan berkualitas," tutup Anwar.
Berita Terkait