Kamis, 24 September 2026

PELNI Gratiskan Kirim Bantuan Gempa NTT, KM Tidar Berangkat 16 Agustus

Muchlis - Minggu, 16 Agustus 2026 18:53 WIB
PELNI Gratiskan Kirim Bantuan Gempa NTT, KM Tidar Berangkat 16 Agustus
PELNI kirim bantuan gempa NTT
Topikseru.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI membuka layanan pengiriman bantuan kemanusiaan tanpa biaya bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kebijakan tersebut menjadi salah satu upaya PELNI membantu mempercepat distribusi kebutuhan dasar ke wilayah yang terdampak bencana. Lewat fasilitas pengiriman bantuan gempa NTT gratis, masyarakat, komunitas, lembaga, maupun instansi dapat menitipkan barang bantuan untuk diangkut menggunakan kapal penumpang PELNI. Pengiriman dilakukan dengan mengikuti trayek reguler dan jadwal keberangkatan kapal yang tersedia. Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut sekaligus Ketua Tim Posko Bantuan PELNI untuk NTT, Hana Suhardi, mengatakan jaringan pelayaran perusahaan akan dimanfaatkan untuk membantu memperlancar distribusi bantuan. "PELNI membuka akses pengiriman bantuan secara gratis agar bantuan dapat disalurkan dengan lebih mudah. Kami siap memanfaatkan jaringan pelayaran PELNI untuk membantu mempercepat distribusi logistik kemanusiaan ke wilayah terdampak," ujar Hana.

KM Tidar Angkut Bantuan dari Surabaya

PELNI membuka pengiriman bantuan kemanusiaan gratis untuk korban gempa NTT Pengiriman bantuan kemanusiaan tahap awal dijadwalkan menggunakan KM Tidar. Kapal tersebut dijadwalkan berangkat dari Surabaya pada Minggu (16/8/2026) pukul 22.00 WIB. Setelah pengiriman awal, bantuan berikutnya akan diangkut menggunakan kapal PELNI lainnya sesuai dengan rute dan jadwal masing-masing kapal. Dengan skema tersebut, distribusi bantuan tidak menggunakan jadwal khusus, tetapi memanfaatkan jaringan pelayaran reguler PELNI yang melayani sejumlah wilayah Indonesia. Hana mengajak berbagai pihak untuk ikut memanfaatkan fasilitas tersebut guna membantu masyarakat yang terdampak gempa di NTT. "Kami mengajak lembaga, komunitas, atau instansi untuk bersama-sama membantu saudara kita di NTT. Semoga fasilitas ini dapat memperlancar penyaluran bantuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak gempa," katanya.

Jenis Bantuan yang Bisa Dikirim

PELNI membuka pengiriman berbagai kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat terdampak bencana. Sejumlah barang yang dapat dikirim antara lain:
  • Makanan kemasan dan kebutuhan pokok.
  • Air minum dalam kemasan.
  • Tenda dan terpal.
  • Selimut serta perlengkapan tidur.
  • Peralatan penerangan.
  • Obat-obatan dan perlengkapan medis.
  • Pakaian layak pakai.
  • Popok anak dan dewasa.
  • Pembalut.
  • Susu dan makanan bayi.
  • Peralatan kebersihan.
  • Kebutuhan dasar serta logistik kemanusiaan lainnya.
Bantuan yang dikirim harus benar-benar ditujukan untuk kepentingan kemanusiaan dan tidak boleh diperuntukkan bagi kegiatan komersial.

Syarat Kirim Bantuan Lewat Kapal PELNI

Masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas pengiriman bantuan gratis PELNI harus memenuhi sejumlah persyaratan. Pertama, pengangkutan bantuan kemanusiaan dibebaskan dari biaya kepada pengirim. Namun, pengiriman tetap mengikuti trayek dan pelabuhan yang dilalui kapal PELNI. Tujuan akhir bantuan juga harus menyesuaikan rute kapal yang digunakan. Pengirim wajib menyertakan surat pengantar resmi dari lembaga, komunitas, atau instansi. Selain itu, harus tersedia packing list yang mencantumkan jenis dan jumlah barang yang dikirim. Dari sisi pengemasan, seluruh bantuan wajib dibungkus dengan baik dan rapat menggunakan kardus, karung, atau peti yang sesuai dengan karakteristik barang. Untuk barang yang mudah pecah, pengirim juga diwajibkan memberikan tanda seperti "FRAGILE" atau keterangan penanganan lainnya.

Ada Barang yang Dilarang Dikirim

Meski fasilitas pengiriman diberikan secara gratis, tidak seluruh jenis barang dapat diangkut menggunakan kapal PELNI. Barang yang dilarang antara lain bahan yang mudah meledak atau terbakar, cairan maupun bahan berbahaya, bahan kimia beracun, serta barang yang dilarang berdasarkan peraturan perundang-undangan. Barang yang berpotensi mengancam keselamatan pelayaran, awak kapal, penumpang, maupun muatan lain juga tidak diperbolehkan masuk dalam pengiriman bantuan. Ketentuan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan proses distribusi bantuan kemanusiaan ke NTT tetap aman selama perjalanan laut.

Cara Mendapatkan Informasi Pengiriman Bantuan

Bagi masyarakat atau organisasi yang ingin mengirimkan bantuan, informasi lebih lanjut mengenai program dan jadwal kapal dapat diperoleh melalui kantor cabang PELNI terdekat. Informasi juga dapat ditanyakan melalui Contact Center PELNI di 021-162 atau WhatsApp resmi PELNI di 0811-1621-162. PELNI berharap pembukaan akses pengiriman gratis tersebut dapat memperkuat distribusi logistik ke wilayah terdampak sekaligus mendukung proses penanganan dan pemulihan masyarakat NTT pascagempa. Dengan memanfaatkan jaringan pelayaran nasional, perusahaan berupaya memastikan bantuan dari berbagai daerah dapat memiliki akses transportasi menuju wilayah tujuan sesuai rute kapal yang tersedia.
Sumber
:
Berita Terkait
PELNI Perkuat Budaya Safety di 84 Kapal lewat Fleet Safety Excellence Award 2026
BBMKG Medan Peringatkan Ancaman Ganda Hidrometeorologi dan Gempa di Sumut
Zona Bahaya Menyusut, Pertamina Sumbagut Pacu Pemulihan Ekonomi Pasca-Erupsi Sinabung
8 Tips Membersihkan Abu Vulkanik yang Benar Menurut BNPB dan Kemenkes
Erupsi Anak Krakatau, PELNI Pastikan Kapal Tetap Berlayar: Ini Jadwal dari Jakarta
Presiden Prabowo Pimpin Ratas Penanganan Erupsi Anak Krakatau, Gempa NTT, dan Karhutla