Sabtu, 26 September 2026

Nilai Tukar Rupiah Bergerak Tipis Dibuka di Level Rp 17.690 per Dolar AS Pagi Ini

Mhd Rabbani - Senin, 24 Agustus 2026 11:56 WIB
Nilai Tukar Rupiah Bergerak Tipis Dibuka di Level Rp 17.690 per Dolar AS Pagi Ini
Nilai Tukar Rupiah
Topikseru.com, Jakarta - Pada awal perdagangan hari ini. Senin (24/8/2026) nilai tukar rupiah bergerak tipis dibuka di level Rp 17.690 per dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot. Ternyata, hal ini membuat nilai tukar rupiah menguat tipis 0,02% dibandingkan dengan penutupan Jumat (21/8/2026) yang berada di level Rp 17.694 per dolar AS. Di mana pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,36%. Selanjutnya ada dolar Taiwan yang terkerek 0,19% dan baht Thailand terangkat 0,13%. Disusul, yen Jepang menanjak 0,07%. Berikutnya, dolar Hong Kong yang menguat 0,04% terhadap the greenback. Sementara itu, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,06%. Kemudian ada peso Filipina yang terdepresiasi 0,05% dan yuan China melemah 0,04%. Diikuti, dolar Singapura yang melemah tipis di pagi ini.

Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah berpeluang Masuk Skenario Kuat di Rentang Rp17.550–Rp17.620

Pada perdagangan awal (24/8/2026) Nilai tukar rupiah berpotensi menguat tipis di mana penguatan ini berkat pelemahan indeks dolar Amerika Serikat (AS) serta sokongan transmisi kebijakan stabilisasi Bank Indonesia. Berdasarkan data Bloomberg pada Jumat (21/8/2026), nilai tukar rupiah ditutup menguat 0,30% atau 54 poin ke level Rp 17.694 per dolar AS. Sementara nilai kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia menguat 0,42% dari Rp 17.779 menjadi Rp 17.705 per dolar AS. Menanggapi hal tersebut, Ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi mengatakan bahwa laju apresiasi nilai tukar rupiah pada akhir pekan lalu utamanya ditopang oleh penurunan indeks DXY ke kisaran 98,73. Seiring langkah Departemen Keuangan AS memperluas program buyback obligasi jangka panjang dan masih tingginya ketidakpastian arah kebijakan The Fed. Dari dalam negeri, keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate di level 5,75% menjaga daya tarik imbal hasil aset domestik, yang tercermin dari masuknya net inflow portofolio asing triwulan III sebesar US$ 1,8 miliar hingga pertengahan Agustus. Langkah BI memberikan insentif swap lindung nilai dan menjaga stabilitas pasar valas turut menjadi penyangga bagi pergerakan rupiah. Meski demikian, tingginya yield US Treasury 10 tahun di kisaran 4,71% dan harga minyak Brent di atas US$93 per barel menandakan bahwa pasar belum sepenuhnya aman. "Penutupan Rp 17.694 lebih tepat dibaca sebagai penguatan berbasis pelemahan dolar dan dukungan kebijakan domestik, bukan perubahan rezim menuju apresiasi panjang," ungkap Syafruddin. Memasuki perdagangan Senin (24/8/2026), pergerakan rupiah akan sangat bergantung pada respons pasar global selama akhir pekan terhadap dinamika DXY, rilis data ekonomi AS, serta eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang berisiko melambungkan harga minyak mentah. Di sisi lain, instrumen pro-pasar seperti SRBI dan SBN diperkirakan masih sanggup menahan potensi arus modal keluar. "Indikator pembuka Senin yang paling penting ialah DXY, UST 10Y, Brent, dan arus portofolio," tambah Syafruddin. Untuk perdagangan Senin (24/8/2026), Syafruddin memproyeksikan rupiah bergerak pada kisaran dasar Rp 17.620–Rp 17.780 per dolar AS dengan titik keseimbangan awal di Rp 17.680–Rp 17.720 per dolar AS. Jika DXY terus melemah dan aliran modal asing mengalir deras ke SRBI, nilai tukar rupiah berpeluang masuk skenario kuat di rentang Rp 17.550–Rp 17.620, namun risiko risk-off dapat menekan nilai tukar menuju Rp 17.800–Rp 17.900 per dolar AS.

Sumber
:
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,16% Dibuka di Level Rp17.876 per Dolar AS Pagi Ini
Pergerakan Valas Masih Dipengaruhi Divergensi Bank Sentral dan Geopolitik
Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Masih akan Bergerak Fluktuatif di Kisaran Rp17.840-Rp17.900 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Masih Loyo Tersungkur di Level Rp 17.827 per Dolar AS Siang Ini
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,12% Terseret di Level Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini
Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah akan Bergerak dalam Rentang Rp17.600-Rp17.900 per Dolar AS