Topikseru.com – Piala Dunia 2026 telah memasuki puncak kompetisi dengan laga final yang mempertemukan Spanyol dan Argentina. Di balik ketatnya persaingan menuju partai puncak, para penjaga gawang juga menjadi sorotan berkat aksi heroik mereka menjaga gawang dari gempuran lawan.
Berdasarkan data resmi FIFA hingga 16 Juli 2026, kiper Timnas Paraguay, Orlando Gill, menjadi penjaga gawang dengan jumlah penyelamatan terbanyak sepanjang turnamen. Ia telah mencatatkan 28 penyelamatan, sekaligus menjadi pemain dengan performa paling sibuk di bawah mistar gawang.
Statistik penyelamatan dihitung dari jumlah tembakan tepat sasaran yang berhasil digagalkan oleh kiper sehingga tidak berbuah gol. Catatan ini menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kontribusi seorang penjaga gawang selama turnamen.
Performa Orlando Gill menjadi salah satu kejutan di Piala Dunia 2026. Meski Paraguay tidak melaju hingga partai final, Gill tampil konsisten menghadapi tekanan lawan dan berulang kali menyelamatkan timnya dari kebobolan.
Di posisi kedua terdapat Eloy Room dari Curaçao dengan 21 penyelamatan. Sementara posisi berikutnya ditempati Diogo Costa (Portugal) dan Gregor Kobel (Swiss), yang sama-sama mengoleksi 20 penyelamatan.
Kiper berpengalaman Yassine Bounou dari Maroko melengkapi lima besar dengan 19 penyelamatan, menegaskan kembali reputasinya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia.
Hingga menjelang laga final Piala Dunia 2026, tercatat 56 penjaga gawang telah membukukan setidaknya satu penyelamatan sepanjang turnamen.
Menariknya, daftar 20 besar tidak hanya diisi oleh kiper dari negara unggulan. Beberapa tim nonfavorit juga berhasil menempatkan wakilnya berkat tingginya intensitas serangan yang mereka hadapi selama pertandingan.
Nama-nama besar seperti Thibaut Courtois (Belgia), Alisson (Brasil), dan Jordan Pickford (Inggris) juga masih masuk dalam daftar kiper dengan penyelamatan terbanyak.
Berikut daftar lengkap hingga 16 Juli 2026:
| Peringkat | Kiper | Negara | Penyelamatan |
|---|---|---|---|
| 1 | Orlando Gill | Paraguay | 28 |
| 2 | Eloy Room | Curaçao | 21 |
| 3 | Diogo Costa | Portugal | 20 |
| 4 | Gregor Kobel | Swiss | 20 |
| 5 | Yassine Bounou | Maroko | 19 |
| 6 | Vozinha | Tanjung Verde | 18 |
| 7 | Bart Verbruggen | Belanda | 17 |
| 8 | Mohammed Alowais | Arab Saudi | 17 |
| 9 | Orjan Nyland | Norwegia | 17 |
| 10 | Thibaut Courtois | Belgia | 17 |
| 11 | Zion Suzuki | Jepang | 17 |
| 12 | Mahmoud Abunada | Qatar | 16 |
| 13 | Alisson | Brasil | 15 |
| 14 | Alexander Schlager | Austria | 15 |
| 15 | Alireza Beiranvand | Iran | 15 |
| 16 | Lionel Mpasi | RD Kongo | 15 |
| 17 | Jordan Pickford | Inggris | 14 |
| 18 | Mostafa Shoubir | Mesir | 14 |
| 19 | Patrick Beach | Australia | 14 |
| 20 | Ronwen Williams | Afrika Selatan | 14 |
Jumlah penyelamatan yang tinggi tidak selalu berarti sebuah tim tampil buruk. Dalam banyak kasus, statistik tersebut mencerminkan besarnya tekanan yang harus dihadapi seorang penjaga gawang selama pertandingan.
Semakin banyak tembakan tepat sasaran yang mampu digagalkan, semakin besar pula kontribusi sang kiper dalam menjaga peluang timnya meraih hasil positif.
Meski perhatian kini tertuju pada final Spanyol vs Argentina, daftar penyelamatan ini menjadi bukti bahwa para penjaga gawang memiliki peran yang sama pentingnya dalam perjalanan setiap tim di Piala Dunia 2026.