Topikseru.com - Sejarah tidak hanya ditulis oleh tim yang menguasai statistik, tetapi oleh mereka yang memanfaatkan satu momen krusial untuk menjadi abadi. Di bawah tatapan publik WWK Arena pada Senin malam, Yunani mengguncang peta sepak bola Eropa dengan membungkam raksasa Jerman 1-0 pada lanjutan UEFA Nations League Grup A2.
Kemenangan ini mencatatkan tinta emas sebagai keberhasilan perdana Yunani menaklukkan Jerman sepanjang sejarah pertemuan kedua negara.
Hasil dramatis ini sekaligus melambungkan Negeri Para Dewa ke puncak klasemen Grup A2 dengan rekor sempurna enam poin.
Baca Juga:
Sebaliknya, armada Jurgen Klopp masih meraba bentuk permainan dan tertahan di peringkat ketiga tanpa satu pun kemenangan dari dua laga.
Dimotori oleh Joshua Kimmich serta pergerakan agresif Bambase Conte, Kevin Schade, dan Younes Ebnoutalib, Die Mannschaft terus mengepung pertahanan tamu.
Namun, Yunani memberikan sinyal peringatan lebih dulu pada menit ke-6 melalui akselerasi cepat Konstantinos Karetsas.
Ancaman paling membahayakan dari tuan rumah lahir pada menit ke-27. Winger Barcelona, Karim Adeyemi, menunjukkan aksi individu memikat saat melewati Kostas Tsimikas usai menerima umpan pendek sepak pojok.
Adeyemi melepaskan tembakan keras melengkung dari luar kotak penalti, tetapi kiper Yunani, Konstantinos Tzolakis, melakukan penyelamatan terbang yang spektakuler.
Tzolakis kembali menjadi pahlawan beberapa menit kemudian dengan memblok gempuran lanjutan dari Adeyemi.
Jerman sempat mendapat tegang ketika kiper Alexander Nubel melakukan kesalahan sapuan bola di area berbahaya, meski lini depan Yunani belum mampu memanfaatkannya menjadi gol.
Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Namun, hukum lama sepak bola kembali terbukti: dominasi tanpa efisiensi adalah celaka.
Bencana bagi skuad asuhan Klopp akhirnya pecah pada menit ke-74. Berawal dari umpan silang Christos Tzolis dari sisi sayap, barisan belakang Jerman gagal melakukan pembersihan bola secara sempurna.
Bola liar yang bergulir di luar kotak penalti langsung disambar oleh Dimitrios Kourbelis. Tembakan keras sang gelandang sempat membentur bek lawan hingga berubah arah sebelum bersarang telak di dalam gawang Nubel.
Tertinggal satu gol membuat Jerman menyuntikkan seluruh daya serangnya. Menjelang akhir waktu normal, gelandang Liverpool, Florian Wirtz, mendapat peluang emas untuk menyelamatkan wajah tuan rumah.
Sayang, tembakan kerasnya hanya melayang tipis di atas mistar gawang Tzolakis. Peluit panjang berbunyi, menahbiskan salah satu kejutan terbesar di panggung internasional musim ini.
Yunani (4-4-2): Konstantinos Tzolakis; Georgios Vagiannidis, Panagiotis Retsos, Konstantinos Mavropanos, Kostas Tsimikas; Konstantinos Karetsas, Christos Zafeiris, Thanasis Androutsos, Christos Tzolis; Andrews Tetteh, Vangelis Pavlidis.