Rabu, 23 September 2026

7 Cara Ampuh Mengusir Tikus dari Rumah Secara Alami, Bisa Dicoba Tanpa Racun

Muchlis - Minggu, 16 Agustus 2026 08:25 WIB
7 Cara Ampuh Mengusir Tikus dari Rumah Secara Alami, Bisa Dicoba Tanpa Racun
Cara Mengusir Tikus
Topikseru.com - Tikus bukan sekadar mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Hewan pengerat ini juga dapat membawa kotoran, merusak barang, mencemari makanan, dan berpotensi menjadi sumber penularan penyakit. Penggunaan racun maupun bahan kimia memang bisa menjadi salah satu pilihan untuk mengendalikan tikus. Namun, metode tersebut perlu digunakan secara hati-hati karena dapat menimbulkan risiko apabila terjangkau anak-anak atau hewan peliharaan. Sebagai alternatif, sejumlah bahan dan metode alami dapat dimanfaatkan untuk membuat rumah menjadi kurang menarik bagi tikus. Salah satu alasannya, tikus memiliki indra penciuman yang sensitif sehingga aroma tertentu dapat membantu mengganggu atau menghalangi mereka mendekati area tertentu. Berikut sejumlah cara mengusir tikus dari rumah secara alami yang dapat dicoba.

1. Manfaatkan Minyak Esensial Beraroma Kuat

Beberapa minyak esensial memiliki aroma tajam yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu cara mengusir tikus, seperti peppermint, eukaliptus, serai wangi, dan lavender. Cara penggunaannya cukup sederhana. Teteskan minyak esensial pada kapas, kemudian letakkan di area yang sering menjadi jalur tikus, misalnya sudut dapur, garasi, gudang, atau dekat celah tertentu. Minyak esensial juga dapat dicampurkan dengan air kemudian dimasukkan ke botol semprot. Cairan tersebut bisa diaplikasikan pada area yang dicurigai menjadi akses masuk tikus. Aroma minyak esensial akan berkurang seiring waktu sehingga kapas perlu diganti atau area tersebut disemprot ulang secara berkala.

2. Gunakan Rempah yang Memiliki Aroma Menyengat

Dapur ternyata menyimpan sejumlah bahan yang dapat dimanfaatkan sebagai pengusir tikus alami. Beberapa pilihan yang bisa digunakan antara lain:
  • Cengkeh utuh atau minyak cengkeh.
  • Daun salam kering.
  • Lada hitam.
  • Cabai rawit.
Bahan-bahan tersebut dapat ditempatkan di dekat celah, sudut ruangan, atau area yang sering dilalui tikus. Namun, metode berbasis aroma sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya cara pengendalian. Jika tikus sudah bersarang, langkah utama tetap perlu diarahkan pada penutupan akses masuk dan pengelolaan sumber makanan.

3. Bawang Putih Bisa Menjadi Alternatif

Aroma tajam bawang putih dan bawang bombai juga dapat dimanfaatkan untuk membuat area tertentu kurang menarik bagi tikus. Bawang putih yang dihancurkan atau irisan bawang bombai dapat ditempatkan di dekat jalur masuk tikus. Karena bahan segar mudah mengering dan membusuk, penggantian perlu dilakukan secara rutin. Namun, cara ini perlu diperhatikan oleh pemilik hewan peliharaan. Bawang putih dan bawang bombai dapat berbahaya bagi anjing dan kucing jika tertelan, sehingga jangan diletakkan di tempat yang mudah dijangkau hewan peliharaan.

4. Cuka dengan Aroma Asam yang Menyengat

Cuka juga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk mengganggu tikus melalui aroma yang kuat. Caranya, kapas dapat dibasahi dengan cuka kemudian diletakkan di area yang menjadi jalur tikus. Pengguna juga dapat membuat larutan cuka dengan air untuk diaplikasikan pada area tertentu. Aroma cuka akan menghilang setelah beberapa waktu sehingga penggunaannya perlu dilakukan secara berkala. Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang cukup dan hindari penggunaan secara berlebihan pada permukaan yang dapat rusak akibat cairan asam.

5. Tanam Tanaman dengan Aroma yang Tidak Disukai Tikus

Cara lain untuk membantu mencegah tikus mendekati rumah adalah memanfaatkan tanaman tertentu. Beberapa tanaman yang dapat dipertimbangkan antara lain:
  • Marigold.
  • Krisan.
  • Daffodil.
  • Mint.
  • Lavender.
Tanaman tersebut dapat ditempatkan di area sekitar rumah atau taman untuk membantu menciptakan lingkungan yang kurang menarik bagi tikus. Meski demikian, pemilik hewan peliharaan perlu berhati-hati karena sejumlah tanaman dapat beracun bagi kucing maupun anjing jika tertelan. Pastikan jenis tanaman yang digunakan aman untuk lingkungan rumah.

6. Kehadiran Kucing Dapat Membantu

Kucing merupakan predator alami tikus. Kehadiran kucing di lingkungan rumah dapat membuat tikus lebih waspada dan menghindari area tertentu. Selain keberadaan kucing, aroma yang ditinggalkan predator juga dapat memengaruhi perilaku tikus. Namun, memelihara kucing sebaiknya tidak semata-mata dilakukan untuk membasmi tikus. Hewan peliharaan tetap membutuhkan makanan, perawatan, vaksinasi, serta lingkungan hidup yang layak.

7. Produk Berbasis Aroma Predator

Produk pengusir tikus berbasis aroma predator juga tersedia dalam bentuk tertentu, seperti cairan atau pelet. Produk tersebut dapat ditempatkan di sekitar area luar rumah maupun titik yang dicurigai sebagai jalur masuk tikus. Sebelum menggunakannya, baca label dan petunjuk penggunaan secara menyeluruh. Pastikan produk yang dipilih memang ditujukan untuk pengendalian tikus dan tidak menimbulkan risiko bagi anak-anak maupun hewan peliharaan.

Jangan Hanya Mengandalkan Aroma, Tutup Jalur Masuk Tikus

Menggunakan aroma tertentu mungkin membantu membuat tikus menjauh, tetapi cara paling penting untuk mengendalikan tikus di rumah adalah menghilangkan akses dan sumber makanan. Periksa celah di bawah pintu, lubang pada dinding, saluran pembuangan, area sekitar pipa, plafon, hingga bagian rumah yang berhubungan langsung dengan luar. Celah kecil sebaiknya ditutup menggunakan material yang sulit digigit tikus. Selain itu, simpan makanan dalam wadah tertutup, bersihkan sisa makanan, dan pastikan tempat sampah selalu tertutup. Jika tanda-tanda keberadaan tikus seperti kotoran, bau menyengat, suara di plafon, atau kerusakan barang terus muncul meski berbagai cara telah dilakukan, pertimbangkan menggunakan jasa pengendalian hama profesional. Dengan menggabungkan cara mengusir tikus secara alami, menjaga kebersihan rumah, menutup akses masuk, dan menghilangkan sumber makanan, risiko tikus bersarang di dalam rumah dapat ditekan.
Sumber
:
SHARE:
Berita Terkait
8 Tips Membersihkan Abu Vulkanik yang Benar Menurut BNPB dan Kemenkes
4 Jenis Luka yang Bisa Mengancam Nyawa, Jangan Dianggap Sepele
Cara Mengatasi Jerawat Meradang agar Cepat Kempes, Kenali Penyebab dan Obat yang Efektif
Baterai HP Cepat Habis? Ini Cara Cek Battery Health Android dengan Benar
5 Kebiasaan Pagi Sebelum Berangkat Kerja yang Bikin Tubuh Lebih Segar dan Produktif
Dokter Ingatkan Gangguan Kandung Kemih Bisa Menyerang Pria dan Wanita, Jangan Dianggap Sepele